warga bikin disinfektan
RACIK OBAT : Warga Depok Jaya sedang meracik obat untuk dijadikan cairan disinfektan. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
warga bikin disinfektan
RACIK OBAT : Warga Depok Jaya sedang meracik obat untuk dijadikan cairan disinfektan. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

Seiring dengan tumbuhnya kesadaran warga untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas. Angka penularan Korona di sana kian menurun.

Laporan : Indra Siregar

RADARDEPOK.COM – Penurunan angka korona, lantaran kekompakan warga disana dalam menjaga wilayah tetap steril. Lurah Depok Jaya, Herman mengatakan, dia dan pengurus lingkungan di wilayahnya rutin melakukan kerja bakti, baik penyemprotan disinfektan maupun mengadakan sosialisasi mengenai Covid-19 ke lingkungan warga.

“Di wilayah kami, penyemprotan disinfektan dilakukan sekali dalam dua minggu. Penyemprotan dilakukan secara swadaya masyarakat,” katanya, Minggu (17/01).

Warganya juga sangat kompak dalam membuat cairan obat yang digadang mampu membasmi berbagai macam virus. “Mereka mencoba meracik obat yang setara dengan disinfektan. Sebab kalau beli secara pribadi harganya mahal, bisa mencapai Rp2 juta,” ucapnya.

Dengan anggaran swadaya sebesar Rp200 ribu, warganya bisa menciptakan cairan disinfektan, yang diyakini mampu membasmi berbagai macam virus, termasuk Covid-19.

“Kalau dari hariga tentu lebih murah , mudah – mudahan kualitasnya bisa sama baiknya,”bebernya.

Diharapkan, kekompakan warga dalam menjaga lingkungannya ini dibarengi juga dengan kesadaran, untuk menjalankan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Agar memaksimalkan upaya pencegahan yang mereka lakukan.

“Karena semua upaya ini bisa saja sia-sia kalau warga masih abai akan protokol kesehatan,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya