Beranda Ekbis dan Hiburan XL Axiata Wakafkan Jembatan Talagahiang di Lebak

XL Axiata Wakafkan Jembatan Talagahiang di Lebak

0
XL Axiata Wakafkan Jembatan Talagahiang di Lebak
WAKAF JEMBATAN : (ki-ka) Kepala Divisi Bencana dan Kampung Zakat IZI, Mohammad Yunus, Kepala Desa Talagahiang, Yudha Pradhigdha, S.IP, Amir Majlis Ta'lim XL Axiata (MTXL), Nashrul Hendarsyah bersama-sama meresmikan Jembatan Talagahiang, di Lebak, Banten pada Sabtu (16/01).  FOTO : ISTIMEWA
XL axiata wakafkan jembatan
WAKAF JEMBATAN : (ki-ka) Kepala Divisi Bencana dan Kampung Zakat IZI, Mohammad Yunus, Kepala Desa Talagahiang, Yudha Pradhigdha, S.IP, Amir Majlis Ta’lim XL Axiata (MTXL), Nashrul Hendarsyah bersama-sama meresmikan Jembatan Talagahiang, di Lebak, Banten pada Sabtu (16/01).  FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, LEBAK – Karyawan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mewakafkan sebuah jembatan antardesa di pelosok Kabupaten Lebak, Banten. Setelah melalui proses pembangunan selama sekitar tiga bulan, jembatan yang berada di Kecamatan Cipanas tersebut kini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Pembangunan jembatan ini diinisiasi dan direalisasikan oleh Majelis Ta’lim XL Axiata (MTXL), bekerjasama dengan lembaga sosial Inisiatif Zakat Indonesia (IZI).

Camat Cipanas, Najamudin bersama Head Sales XL Axiata Banten Outer, Tom Dedi didampingi Amir MTXL, Nashrul Hendarsyah meresmikan fasilitas tersebut pada Sabtu (16/1). Turut hadir di acara ini antara lain PJS Kepala Desa Talagahiang, Yudha Pradhigdha, Kepala Desa Sipayung, Alek Jasimi, Ketua MUI Cipanas, KH. Gojali Yahya.

Direktur Finance XL Axiata Budi Pramantika mengatakan, program pembangunan jembatan ini merupakan salah satu bagian dari program tanggungjawab sosial perusahaan dan Program “Karyawan Berbagi – Bersama Bangun Negeri”. Sumber dananya selain dari dana wakaf perusahaan, juga dari donasi karyawan dan pelanggan. Total dana pembangunan  sekitar Rp600 juta.

“Kami berharap jembatan ini bisa membawa berkah bagi masyarakat sekitar, transportasi menjadi lebih mudah dan lancar, sehingga juga bisa ikut mendukung berbagai aktivitas masyarakat, terutama aktivitas sosial dan ekonomi,” terangnya.

Budi menambahkan, wakaf jembatan ini merupakan komitmen XL Axiata untuk membantu masyarakat korban banjir bandang awal 2020. Jembatan yang oleh warga setempat dinamakan sebagai Jembatan Talagahiang ini menghubungkan Desa Talagahiang dengan Desa Sipayung, di bawahnya mengalir sungai Ciberang. Jembatan baru ini memiliki konstruksi baja dan beton, dengan panjang 12 meter dan lebar empat meter.

“Selain itu, bangunan ini juga mampu dilalui oleh mobil hingga tiga ton,” tegasnya.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Lebak pada 6 Januari 2020 lalu tidak hanya memakan korban jiwa dan ribuan rumah tapi juga merusak berbagai fasilitas umum termasuk jembatan. Salah satunya jembatan Talagahiang tersebut. Masyarakat setempat bergotong-royong membangun jembatan darurat dengan bahan dari batang bambu, agar jalur penghubung dua desa tetap dapat dipergunakan masyarakat meskipun hanya terbatas untuk pejalan kaki dan sepeda motor.