Selasa, Maret 9, 2021
Beranda Metropolis 258 KG Sabu Digiling Molen Adukan Coran

258 KG Sabu Digiling Molen Adukan Coran

0
258 KG Sabu Digiling Molen Adukan Coran
MUSNAHKAN : Kapolrestro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar bersama Dandim 0508/Depok, Kolonel Inf Agus Isrok Mikroj, memasukan barang bukti sabu ke dalam mesin molen, untuk dilakukan pemusnahan, Rabu (17/2). FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Polres Metro Depok memusnahkan 258 sabu hasil ungkap kasus jaringan internasional, Rabu (17/2). Barang bukti ini merupakan hasil pengembangan dengan kasus serupa, beberapa minggu sebelumnya.

Jika pada pemusnahan edisi pertama, Rabu (20/1), dilakukan dengan cara diblender. Saat itu 44 Kg sabu yang dimusnahkan. Kali ini, lantaran jumlah barang buktinya lebih banyak. Pemusnahan memakai alat pengaduk semen atau molen.

Pemusnahan barang bukti disaksikan langsung oleh perwakilan Pemerintah Kota Depok, DPRD, Kodim 0508, Pengadilan Negeri, Kejakasaan Negeri, pihak MUI dan tokoh masyarakat.

“Hari ini kembali kami musnahkan barang bukti sabu dari tiga orang tersangka. Adapun barang bukti yang dimusnahkan pada hari ini sebanyak 258 kilogram sabu,” kata Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar.

Dirinya berjanji, kasus ini akan terus dilanjutkan. Sebab, masih ada pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Tentu ini akan terus kami dalami, yang jelas masih ada beberapa DPO,” katanya, di dampingi Dandim 0508 Depok, Kolonel Inf Agus Isrok Mikroj.

Untuk diketahui, belum lama ini Polres Metro Depok telah berhasil mengungkap dua kasus besar dalam satu bulan terakhir.

Peristiwa itu bermula ketika tim yang bergerak dibawah komando langsung Kasat Res Narkoba Polres Metro Depok, AKBP Aldo Ferdian meringkus seorang kurir sabu hingga ke wilayah Padang, Sumatera Barat.

Dari tangan tersangka atas nama Edi Pranoto itu, Aldo menyita 44 kilogram paket sabu siap edar. Kemudian, pengembangan berlanjut hingga akhirnya tertangkaplah tiga pelaku lainnya di wilayah Pekanbaru, Riau, 1 Februari 2021.

Ketiga tersangka tersebut, yakni Junaedi, Zulkarnaen, dan Eka Saputra. Selain ratusan kilogram sabu, petugas berhasil mengamankan satu unit mobil kijang kapsul, satu unit mobil honda jazz. Tujuh buah karung berisi 135 kilogram sabu, empat buah tas ransel berisi 80 kilogram sabu, satu tas jinjing berisi 16 kilogram sabu, dua buah koper berisi 27 kilogram sabu.

Kronologi penangkapan, Satresnarkoba Polres Metro Depok melakukan pengembangan dari kasus penangkapan seorang kurir sebelumnya. Sehingga berhasil meringkus ketiga tersangka atas pengakuan dari EM yakni, kurir yang sebelumnya berhasil ditangkap di kawasan Kota Padang.

Aldo memaparkan, kasus diatas berawal dari investigasi tim Satresnarkoba Polres Metro Depok atas pengembangan DPB, berupa Mobil Kijang Kapsul warna biru metalik dengan No Pol BM 1170 RS dari LP/06/K/I/2021/PMJ/RD tanggal 14 Januari 2021.

Dilanjutkannya, Polres Metro Depok sebelumnya telah mengamankan EM. Dengan Barang Bukti 44 Kg Narkotika jenis Sabu yang telah diamankan di Padang Sumatera Barat, Bahwa menurut keterangan EM Barang tersebut diambil di RS Awal Bros Jalan Sudirman Pekan Baru Riau di dalam Mobil Toyota Kijang Kapsul dengan No.Pol BM 1179 RS, dengan keterangan dari EM tersebut,

Petugas langsung melaksanakan Penyelidikan di daerah tersebut. Setelah melakukan penyelidikan, kemudian petugas melihat orang di dalam mobil Toyota Kijang Kapsul warna biru metallik. Saat itu juga masuk dengan bersamaan Mobil Honda jazz warna Putih dengan No.Pol BM 1385 DS.

“Tim langsung melakukan penangkapan terhadap ketiga orang tersangka tersebut,” tegas Aldo.

Dengan ditangkapnya pelaku di kota Pekan Baru Riau dan berhasil diamankan barang bukti sebanyak 258 Kg sabu, yang sebelumnya pengembangan dari pengungkapan di Kota Padang dengan barang bukti sabu sebanyak 44 Kg. Maka keseluruhan ungkap dari jaringan ini sebanyak 302 Kg sabu. “Dan sampai saat ini masih dalam proses pengembangan dan mencari DPO lainnya,” tandasnya. (rd/jun)

Pemusnahan Barang Bukti Sabu :

Waktu Kejadian  : Senin 1 Februari 2021 sekira pukul 22.30 WIB.

Tempat Kejadian : Parkiran RS Awal Bros, Kota Pekan Baru, Riau.

Tersangka  : Junaedi, Zulkarnaen, dan Eko Saputra

Barang Bukti    :

Satu unit mobil kijang kapsul warna biru metalic No Pol BM 1170 RS.

Sunit mobil honda jazz warna putih No Pol BM 1385 DS.

Tujuh buah karung berisi 135 bungkus kantong teh warna hijau merk Guan Yin Wang yang masing-masing berisi sabu dengan berat 135 Kg.

Lima buah tas ransel berisi 80 bungkus plastik teh hijau merk Guan Yin Wang yang msing-masing berisi sabu dengan berat 80 Kg.

Satu tas jinjing berisi 16 bungkus plastik teh hijau merk Guan Yin Wang berisi sabu dengan berat 16 Kg

Dua buah koper berisi 27 bungkus plastik teh hijau merk Guan Yin Wang yang masing-masing berisi sabu dengan berat 27 Kg.

Total berat keseluruhan barang bukti sabu tersebut adalah 258 Kg.

Pasal yang disangkakan : Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undan-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana hukuman mati.

Editor : Fahmi Akbar