ACT MRI Kota Depok
BANTU MASYARAKAT: Relawan ACT MRI Kota Depok saat mengevakuasi warga yang terdampak banjir, salah satunya artis Baim Wong, pada Sabtu (20/2). FOTO: IST FOR RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Bencana banjir yang melanda wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi (Jabodetabek) beberapa hari ini dinilai cukup parah. Maka itu, tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kota Depok kembali menerjunkan relawan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.

Head of Volunteer ACT MRI Depok, Rigali Igal mengatakan, timnya yang turun ke daerah terdampak banjir di Jakarta Selatan, Karawang, dan Ciledug.

“Dalam satu hari kemarin ada dua regu kami yang turun ke tiga titik tersebut,” tuturnya kepada Radar Depok, Minggu (21/2).

Lebih lanjut, dia mengatakan, evakuasi korban banjir pertama kali dilakukan di wilayah Jakarta Selatan, timnya berhasil mengevakuasi salah satu artis ternama, yaitu Baim Wong.

“Iya, banyak yang kami evakuasi. Salah satunya artis ternama itu,” sambungnya.

ACT MRI sendiri bekerjasama dengan tim gabungan dari luar Depok untuk melakukan evakuasi. Di daerah Jakarta Selatan, timnya mengevakuasi salah satu lansia yang tidak bisa berjalan dan terjebak dalam banjir. Kemudian juga mengevakuasi ibu yang baru saja melahirkan bayinya.

“Alhamdulillah sejauh itu evakuasi berjalan lancar, karena atas bantuan warga setempat juga,” ungkapnya.

Setelah dari Jakarta Selatan, timnya beranjak ke wilayah Karawang, tepatnya Perumnas Sektor S. Saat hendak mengevakuasi korban bencana banjir, timnya mengalami beberapa kendala. Salah satunya perahu yang sulit berjalan, karena adanya banyak sampah dan kayu balok.

“Jadi perahunya susah untuk jalan, karena ada sampah dan kayu tersebut. Ditambah lagi banyak warga yang belum mau dievakuasi, serta sulitnya penerangan dan sinyal,” bebernya.

Namun, dengan berbagai kendala yang ada, tim ACT MRI Kota Depok tetap melakukan evakuasi korban bencana. Dan berharap semoga banjir cepat surut, agar masyarakat korban banjir bisa kembali pulang ke rumahnya masing-masing.

“Semoga juga hujan yang datang tidak lagi deras dan lama, sehingga bisa menyebabkan banjir lagi,” pungkasnya. (rd/dis)

 

Jurnalis: Putri Disa

Editor: M. Agung HR