Beranda Satelit Depok Belasan Warga Duren Seribu Isolasi Mandiri

Belasan Warga Duren Seribu Isolasi Mandiri

0
Belasan Warga Duren Seribu Isolasi Mandiri
SALURKAN BANTUAN : Lurah Duren Seribu, Suhendar sedang memberikan bantuan sembako kepada ketua lingkungan. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DUREN SERIBU – Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, kembali menyalurkan bantuan sembako, bagi warga yang sedang melakukan isolasi mandiri.

Lurah Duren Seribu, Suhendar mengatakan, saat ini ada 14 orang warganya yang terpapar Covid-19. “Ada 14 orang yang kena. Satu orang dirawat di rumah sakit, sisanya isolasi mandiri,” kata Suhendar, Kamis (18/2).

Dia mengungkapkan, untuk memenuhi kebutuhan pokok warga yang isolasi mandiri, pihaknya melakukan penyaluran bantuan sembako. “Kami salurkan sembako agar mereka bisa fokus isolasinya dan tidak perlu khawatir akan kebutuhan makanan,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata dia, bantuan sembako yang diberikan berupa beras, minyak oreng, teh, dan gula. Selain itu, bantuan juga berdatangan dari pengurus kampung siaga Covid-19 di tingkat RW, dan juga bantuan dari Dinas Sosial Kota Depok.

Bantuan bersumber dari donatur yang merupakan pengusaha dan warga sekitar sini,” tuturnya.

Suhendar menjelaskan, selain memberikan bantuan sembako, dia juga kerap menghubungi warga yang sedang isolasi mandiri untuk memberikan dukungan moral.

Saya hubungi mereka dan menanya kondisi mereka, serta mencoba menyerap aspirasi mereka kalau-kalau ada kebutuhan yang belum terpenuhi agar bisa dipenuhi Pemerintah Kota Depok,” bebernya.

Diketahui, sambung dia, tren penularan Covid-19 di wilayahnya juga cenderung naik turun. Dia mencontohkan, pada Januari kemarin mengalami kenaikan sedangkan Februari ini, mengalami penurunan. Mayoritas, klaster yang terjadi di Duren Seribu merupakan klaster keluarga.

Maka dari itu, pihaknya kini tengah menerapkan program lockdown tingkat RT, khusus kepada lingkungan RT yang masuk dalam zona merah.

Kami melakukan lockdown RT. Zona merah adalah RT dengan tingkat penderita Covid-19 berjumlah lebih dari 10 orang, zona oranye 6-10 orang, Kuning 1-6 orang, hijau 0 orang,” imbuhnya.

Terakhir, dia menuturkan, jika ada RT yang masuk dalam zona merah, wilayah tersebut akan dilarang untuk melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, baik dalam jumlah kecil maupun besar.

Kalau zona merah, kita larang adanya kegiatan ibadah berjemaah, takjiah, dan kegiatan lainnya. Untuk wilayah di luar zona merah,boleh membuat kegiatan tapi harus tetap memperhatikan protokol kesehatan,” pungkasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro