Lokasi Sekolah Khusus Atlet Depok
SURVEI: Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin saat melakukan survei lokasi pembangunan sekolah khusus kelas olahraga di SDN 5 Depok Baru, Pancoranmas, beberapa waktu lalu. FOTO: IST

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemkot Depok berencana akan membangun sekolah kelas khusus olahraga, yang akan dibangun setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Saat ini Kota Depok belum memiliki satu pun kelas khusus olahraga.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin menyebutkan, rencana pembangunan sekolah kelas khusus olahraga untuk memfasilitasi anak yang mempunyai minat di bidang olahraga, khususnya atlet.

“Kami berharap, pendidikan anak-anak di Kota Depok yang memiliki minat olahraga, tidak tertinggal,” ungkap Thamrin kepada Radar Depok, Selasa (23/2).

Thamrin melanjutkan, pendidikan bagi atlet anak sangatlah penting. Apabila atlet sekolah di sekolah umum, maka anak tersebut biasanya harus meninggalkan pelajarannya untuk mengikuti perlombaan.

“Sangat penting, karena agar atlet bisa fokus dalam pelajaran dan bidang atletnya,” ucapnya.

Apabila perencanaan pembangunan sekolah ini disetujui, pembangunan bisa dimulai pada tahun ajaran baru 2021/2022. Dan akan menggunakan gedung lama SDN Depok Baru 5 di Jalan Gelatik Raya, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, yang sudah dimerger.

“Nanti pembangunannya sementara menggunakan bekas SDN Depok Baru 5,” lanjutnya.

Untuk pembangunannya, Disdik telah berkoordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok. Kemudian memasukan rencana pembangunan sekolah kelas khusus olahraga ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026.

“Kami sudah rapat dengan KONI dan Disrumkin. Serta sudah mengajukan, jadi tinggal dilakukan eksekusinya saja,” jelasnya.

Dia berharap, anak-anak nantinya tidak terbebani lagi dengan akademik yang cukup melelahkan bagi atlet. Apalagi, atlet yang banyak mengalami kejuaraan. “Nantinya di kelas khusus, semoga anak-anak bisa fokus di pengembangan minat olahraganya,” tandasnya.

Terpisah, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Amri Yusra mengaku, sangat mendukung rencana Pemkot Depok membangun sekolah khusus kelas olahraga.

“Tentunya kami sangat mendukung rencana pembangunan itu, karena kami memang membutuhkan pemerintah atas upaya peningkatan prestasi olahraga di Kota Depok,” tutur Amri kepada Radar Depok, Rabu (24/2).

Amri menjelaskan, keberadaan sekolah kelas olahraga akan hadir dalam jenjang SMP. Lokasinya berada di belakang Stadion Merpati dan tentu akan memaksimalkan keberadaan stadion tersebut. “Kebetulan sekolah itu cukup luas dan sekolahnya akan dimerger,” sambungnya.

Namun, KONI belum tahu cabang olahraga (cabor) apa yang akan difokuskan oleh Disdik di sekolah tersebut. Pada konsep dasarnya, ketika diputuskan, KONI ingin cabor yang menjadi konsentrasi adalah olahraga yang secara riil ada di Kota Depok. Kemudian atletnya dan pelatihnya ada, sudah menunjukkan prestasi yang baik, serta memiliki daya saing tinggi di Jawa Barat.

“Kalau berdasarkan anggaran tidak terlalu berat,” sambungnya.

Dia menambahkan, untuk cabor yang selama ini cukup bagus adalah Cabor beladiri, karate, dan taekwondo. Namun, akan didiskusikan lagi bersama Disdik, Disporyata, dan KONI. “Kalau kami akan mengusulkan beberapa cabor tersebut,” jelasnya.

KONI masih menunggu Disdik Kota Depok mengundang pihaknya, untuk lebih dalam mengetahui model sekolah yang akan dibentuk nantinya. Kemudian KONI akan mengusulkan beberapa hal tentang perlunya pusat pendidikan dan latihan untuk olahraga pelajar. (rd/dis)

 

Jurnalis: Putri Disa
Editor: M. Agung HR