renja disdukcapil
RENCANA KERJA: Disdukcapil Kota Depok menggelar Forum Rencana Kerja PD Tahun 2022, di Gedung Sasono Mulyo, Jatimulya, Cilodong, Selasa (16/2). FOTO : PUTRI/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, rencananya di 2022 akan membentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di 11 kecamatan. Program prioritas tersebut digodog dalam  Forum Rencana Kerja (Renja) 2022, Selasa (16/2). Selain UPTD, ada empat program dan 12 kegiatan yang akan digarap.

Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widiyatti mengatakan, ada beragam program yang dibuat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Depok. Namun, ada empat program yang di prioritaskan. Antara lain, perubahan pada kelembagaan untuk menyusun Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di 11Kecamatan. Pembentukan  UPTD ini berguna agar pelayanan bagi masyarakat menjadi lebih cepat.

“Sesuai Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) 108 tahun 2019, yaitu yang dapat mengeluarkan dokumen kependudukan yaitu Disdukcapil, Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) dan UPTD. kami sudah siapkan SDMnya, UPTD akan ada di kantor kecamatan,” tuturnya kepada Harian Radar Depok, Selasa (16/2).

Program selanjutnya, yaitu memastikan semua saranaprasarana yang ada tercukupi. Seperti memperbaharui perangkat komputer yang sesuai dengan spesifikasi dari Kemendagri. Sehingga nantinya tidak ada lagi hambatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dia menambahkan, tahun depan Disdukcapil Kota Depok akan menggelar gebyar pemuktahiran data Kartu Keluarga (KK). “Prioritas kami adalah semakin pro aktif dalam pendataan penduduk yang non permanen,” sambungnya.

Disdukcapil juga akan mendorong agar seluruh masyarakat Kota Depok untuk ikut dalam Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA). Yang minimal tiga tahun sekali memperbarui KK, dokumen kependudukannya. Karena data tersebut merupakan sumber pengambilan kebijakan dan sebagainya.

“Insha Allah kami akan terus melakukan pembenahan agar pelayanan semakin baik. Dengan melakukan berbagai inovasi sehingga pelayanan kependudukan bisa lebih cepat dan mudah,” pungkasnya.(rd/dis)

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Fahmi Akbar