Jumat, Maret 5, 2021
Beranda Utama Diduga Ditangkap Karena Narkoba, Berikut 5 Fakta Kapolsek Astanaanyar, Kompol Yuni

Diduga Ditangkap Karena Narkoba, Berikut 5 Fakta Kapolsek Astanaanyar, Kompol Yuni

0
Diduga Ditangkap Karena Narkoba, Berikut 5 Fakta Kapolsek Astanaanyar, Kompol Yuni
Kapolsek Astanaanyar, Kompol Yuni Purwati Kusuma Dewi.

RADARDEPOK.COM – Kapolsek Astanaanyar, Kompol Yuni Purwati Kusuma Dewi diamankan Polda Jawa Barat dan Mabes Polri dari sebuah hotel bersama 11 anggotanya pada Selasa (16/02).

Pada saat penangkapan tersebut, berdasarkan hasil tes urine menunjukan mereka positif amphetamine diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Saat ini, 12 anggota Polri yang bertugas di Polsek Astanaanyar menjalani pemeriksaan intensif di Bid Propam Polda Jabar.

Jika terbukti menyalahgunaan narkoba, mereka terancam sanksi penundaan kenaikan pangkat dan dipecat dari Korps Bhayangkara.

Berikut lima fakta Kapolsek yang merupakan polisi wanita (polwan) yang ditangkap kasus narkoba.

1. Banyak Berkecimpung di Reserse Narkoba

Beberapa tahun setelah tugas di Ditres Narkoba Polda Jabar, Kompol Dewi dipercaya memimpin jajaran Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Bogor Kota.  Setelah itu Kompol Dewi ditarik kembali ke Ditres Narkoba Polda Jabar. Tak lama kemudian, dia ditugaskan memimpin Polsek Bojoloa Kidul jajaran Polrestabes Bandung.

Jabatan sebagai Kapolsek Bojongloa Kidul diemban Kompol Dewi selama kurang lebih 1,5 tahun. Selanjutnya dia dipercaya memimpin Polsek Sukasari. Di sini, Kompol Dewi berhasil menjaga kekompakan para pemangku wilayah, seperti camat dan Koramil.

Saat pandemi mulai menerpa, Polsek Sukasari yang dipimpin Kompol Dewi menggandeng Koramil Sukasari dan Kecamatan Sukasari mendirikan dapur umum untuk membantu mereka yang terdampak pandemi. Jabatan sebagai Kapolsek Sukasari kemudian berganti. Kompol Dewi kembali ditarik ke jajaran Ditres Narkoba Polda Jabar.

Di sini dia bertugas di Subdit 1. Namun tak lama kemudian rotasi jabatan pun bergulir. Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi kembali dipercaya memimpin kepolisian sektor. Kali ini dia ditugaskan sebagai Kapolsek Astanaanyar menggantikan Kompol Wendy Boyoh.

2. Jago Beladiri Judo

Sebagai polwan, Kompol Dewi ternyata memiliki kemampuan beladiri. Dia menguasai judo. Saat bertugas sebagai Kapolsek Bojongloa Kidul, ibu dari dua anak itu berhasil menyatukan beberapa ormas untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

3. Anggota Polwan Berprestasi

Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi yang akrab disapa Dewi mengejutkan banyak pihak. Selama ini dia dikenal sebagai sosok polwan berprestasi, pemberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.

Perempuan kelahiran Porong, Sidoarjo, Jawa Timur ini mengawali karier di Kepolisian sebagai anggota di Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar.

4. Kompol Dewi Langsung Dicopot dari Kapolsek

Seusai tertangkap, Kompol Dewi menjalani pemeriksaan di bidang Propam dan dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek. Kapolda Jabar Irjen Pol Achmad Dofiri mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan surat telegram yang berisi daftar anggota dimutasi.

Dalam surat telegram Kapolda Jabar Nomor: ST/267/II/KEP/2021 tersebut, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi dimutasi ke Pamen Yanma Polda Jabar.

Mutasi ini dilakukan untuk memudahkan Bid Propam Polda Jabar melakukan pemeriksaan. Jabatan Kapolsek Astanaanyar saat ini diemban Kompol Fajar Heri Kuncoro yang sebelumnya menjabat Kapolsek Cinambo. Sementara, Kapolsek Cinambo diisi AKP Asep Surahman, sebelumnya menjabat Wakapolsek Lengkong.

5. Ditangkap dalam hotel dengan 11 anggotanya

Kompol Dewi bersama 11 anggota Polsek Astanaanyar ditangkap anggota Propam Polda Jabar dan Mabes Polri dalam sebuah hotel di Bandung pada Selasa (16/02). Saat ini, ke-12 anggota Polri itu tengah diperiksa intensif personel Bid Propram Polda Jabar.

Tes urine yang dilakukan menyatakan mereka positif mengonsumsi amphetamine atau sabu. Dengan bukti itu, mereka terancam penurunan pangkat dan dipecat dari keanggotaannya sebagai anggota Korps Bhayangkara. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya