Kamis, Maret 4, 2021
Beranda Metropolis Disdik Depok Minta Sekolah Tidak ada yang Tahan Ijazah Kelulusan

Disdik Depok Minta Sekolah Tidak ada yang Tahan Ijazah Kelulusan

0
Disdik Depok Minta Sekolah Tidak ada yang Tahan Ijazah Kelulusan
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin.

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok meminta sekolah-sekolah untuk memberikan ijazah untuk siswa yang telah lulus. Imbauan ini dikeluarkan lantasan masih banyaknya sekolah-sekolah yang masih menahan ijazah siswa, lantasan masih ada permasalahan administrasi sekolah.

Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin mengatakan, sekolah memang tidak diperbolehkan menahan ijazah, karena itu adalah hak anak setelah mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.

“Ijazah harus diberikan ke siswa yang lulus, tidak boleh sekolah menahan ijazahnya,” ucapnya kepada Radar Depok.

Thamrin menjelaskan, menahan ijazah sama saja dengan menghambat siswa untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Karena, untuk bisa masuk ke perguruan tinggi negeri ataupun swasta harus menunjukan ijazah kelulusannya. Tidak hanya itu, ada beberapa perusahaan juga yang meminta kepada pelamar kerja untuk bisa menyertakan ijazah kelulusannya.

“Ini perlu ada kebijakan dari sekolahnya, tentang bagaimana membuat solusi yang tepat untuk siswa yang telah lulus, tetapi masih memiliki persoalan administrasi. Misalnya dengan membuat perjanjian yang ditandatangani diatas materai,” katanya.

Dengan begitu, sekolah jadi memiliki landasan hukum yang kuat jika ada surat perjanjian tersebut. Namun, sekolah bisa menjadi salah jika menahan ijazah siswa yang lulus. Oleh karena itu, Thamrin berharap sampai tahun ajaran 2020/2021 tidak ada lagi ijazah yang ditahan oleh sekolah.

Jika memang siswa dan orang tuanya tidak mengambil ke sekolah, pihak sekolah bisa menghubungi orang tua atau siswanya untuk segera mengambil ijazah. Jika memang tidak bisa dihubungi, pihak sekolah bisa mendatangi rumahnya dan memberikan ijazah tersebut, dan jika memang ada masalah administrasi buat surat perjanjiannya.

“Kami akan membenahi permasalahan tersebut, seperti mendata ijazah yang belum diambil siswa. Semoga sampai tahun ajaran ini selesai sudah diserahkan semua ijazah siswa yang lulus,” terangnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 12 Depok, Antoni mengatakan, sebenarnya tidak selamanya ijazah berlama-lama di sekolah, menjadi kesalahan dari pihak sekolah. Tetapi, ada juga beberapa orang tua dan siswa yang abai tentang pentingnya memiliki ijazah kelulusan. Sehingga, sampai suatu waktu membutuhkan ijazah kelulusan, baru siswa atau orang tuanya datang ke sekolah untuk mengambilnya.

“Memang ada beberapa ijazah yang belum di ambil, karena beberapa sebab. Seperti, ada yang sudah melanjutkan sekolah ke luar daerah, sudah memiliki Surat Tanda Lulus terlebih dahulu untuk melanjutkan sekolah ke SMA/SMK, lupa atau belum sempat datang untuk mengambil, atau mungkin juga di tempat kerjanya cukup dengan fotokopi saja.  Kami akan menindaklanjuti Disdik, akan segera kami data ijazah yang belum diambil, kemudian akan kami antar langsung sesuai alamat,” terangnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya