ganja banyak
BARANG BUKTI : Drum minyak berisi ganja yang diamankan Unit 2 Satuan Narkotika Polres Jakarta Barat, Jumat (26/2).(Dokumentasi Humas Polres Jakarta Barat)

RADARDEPOK.COM – Barang haram jenis ganja nyaris beredar di Kota Depok. Tak tanggung-tanggung daun asal Aceh yang dipesan DK, sebanyak 100 kilogran (Kg). Kurir PYP dan DK, dicokok Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, di Margonda Depok beserta barang bukti tiga drum sebagai kamuflase.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Ady Wibowo mengatakan, baru saja meringkus dua orang yang memiliki peran berbeda, yakni kurir dan juga pemasan ganja. “Ya benar, baru saja anggota kami mengungkap narkotika jenis ganja. Tapi masih kami kembangkan,” tutur¬†Ady kepada pewarta, Jumat (26/2).

Sebanyak 100 kilogram ganja yang hendak diselundupkan pelaku kemudian diamankan polisi. “Sekarang tim sedang bergerak, kemungkinan akan mendapatkan lebih dari 100 kilogram ganja,” ujar Ady.

Barang bukti beserta dua orang yang terlibat telah diamankan oleh polisi. Penangkapan ini merupakan pengembangan dari kasus-kasus yang telah diungkap Satuan Reserse Narkotika Polres Metro Jakarta Barat sebelumnya.

Ady mengungkapkan, ganja tersebut dipasok dari Sumatera. “Diindikasikan barang ini akan dipasarkan di wilayah Jawa-Bali,” jelas Ady. Ady mengungkapkan bahwa pihaknya masih mengembangkan kasus ini dan memburu pelaku lain yang terlibat.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Ronaldo Maradona Siregar melanjutkan, pengungkapan ini berkat informasi dari masyarakat bahwa ada pengiriman narkoba jenis ganja dalam jumlah besar. Kemudian, Unit 2 Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di bawah Pimpinan AKP Hasoloan Situmorang menyelidiki informasi yang diberikan masyarakat tersebut.

“Informasi awal yang kami terima, kurir ini mau kirim narkoba jenis ganja ke wilayah Jakarta Barat. Tapi entah kenapa pengiriman itu berubah ke kawasan Depok, Jawa Barat,” kata Ronaldo.

Akhirnya, tim terus mengikuti pergerakan pelaku dan terjadilah transaksi di kawasan Depok, Jawa Barat. Saat ditangkap, ganja itu dikamuflase ¬†dengan tiga drum. Adapun di dalamnya berisi ganja 115 kg. “Saat ini masih terus kami kembangkan,” tutur dia.(rd)

Editor : Fahmi Akbar