UMKM harus kreatif
MENINJAU : Anggota DPRD Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe  melihat langsung produksi UMKM kreatif Singkong Thailand (Sintha) di sela reses ke-II Tahun Sidang 2019-2020 di Jalan Pintu Air Dapur Sinta, RT04/01 Kelurahan Margamulya, Bekasi Utara, Kota Bekasi. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe meminta pemerintah daerah untuk tidak alergi terhadap investor yang mau mengembangkan usahanya di daerah. Malahan, kata dia, harus menjemput bola mencari investor dan memberikan kemudahan, baik informasi perizinan hingga sosialisasi.

Harris mengatakan, selain bantuan dari pemerintah untuk membangun daerah, juga ditunjang dari sektor swasta yang menginvestasikan dananya di daerah tersebut.

“Jadi, tidak boleh alergi, dan mengandalkan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) saja,” kata Harris kepada Radar Depok.

Justru, lanjut Harris, pemerintah daerah harus menjemput bola dan mencari investor untuk berinvestasi di wilayah mereka, yang tentunya tidak berbenturan dengan Undang-undang yang berlaku.

“Asal sesuai dengan koridor UU dan tidak berbenturan dengan hukum, ya harus jemput bola,” paparnya.

Untuk itu, sambung Wakil rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini meminta, agar pemerintah daerah dapat memberikan pelayanan prima bagi pengusaha yang ingin menginvestasikan dananya di wilayah mereka.

“Harus bisa memberikan pelayana prima, kalau terlayani dengan baik, para investor kan banyak link, bukan tidak mungkin mereka akan lebih besar lagi berinvestasi atau merekomendasikan koleganya,” ucap Harris. (cky)

Editor/Jurnalis : Ricky Juliansyah