Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Metropolis Hore “Gaji” RT, RW dan LPM Naik Se-Depok

Hore “Gaji” RT, RW dan LPM Naik Se-Depok

0
Hore “Gaji” RT, RW dan LPM Naik Se-Depok
Kepala Bappeda Kota Depok, Widyati Riyandani

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Angin segar telah mendera para pejabat di lingkungan, mulai dari RT, RW hingga LPM. Keladinya, dipastikan dana insentif pada 2021 mengalami kenaikan. Hal ini dinyatakan langsung Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Depok, Widyati Riyandani.

“Tahun ini dipastikan mengalami kenaikan, seperti yang saya sampaikan. Kenaiakan seluruhnya beragam, baik RT RW dan LPM,” terangnya kepada Harian Radar Depok, Jumat (5/2).

Insentif RT yang sebelumnya Rp200 ribu kini menjadi Rp300 ribu, yaitu naik Rp100 ribu. Lalu, untuk RW kini menjadi mendapat Rp500 ribu, yang sebelumnya mendapat Rp250 ribu perbulan, naik seratus persen atau naik senilai Rp250 ribu.

“Kalau LPM sekarang menjadi Rp750 ribu, kita naikan Rp400 ribu. Sebelumnya hanya Rp350 ribu. Dana insentiof tersebut satu bulannya,” jelas Widyati.

Memang pemerintah Kota Depok telah berjanji akan meningkatkan insentif RT, RW dan LPM. Bahkan, keseriusan tersebut telah dilakukan dengan pembahasan serius bersama DPRD dalam Rencana Kegiatan Pembangunan Daerah (RKPD) 2021 melalui Banggar dan TAPD sesuai dengan kemampuan APBD.

Sementara, salah seorang Ketua RT9/16 Kelurahan Mekarjaya, Suryadi mengapresiasi langkah pemerintah dalam meningkatkankesejahteraan pejabat lingkungan, yang sebenarnya kalau dihitung masih belum cukup atas pelayanan yang dilakukan pengurus lingkungan. “Ini kan upaya, jadi harus didukung. Semgoga tahun ke depannya bisa terus naik, biar pelayanan kepada masyarakat maksimal,” ungkapnya.

Tak hanya itu, dia juga menambahkan, pencairan insentif juga harus konsisten, misalnya tiga bulan sekali sehingga operasional melayani warga bisa berjalan dengan baik. Bukan menjadi rahasia umum lagi, bahwa insentif RT RW dan LPM sangat membantu kinerja di lapangan. “Yang penting seperti di bilang tadi, waktu pencairannya harus tepat waktu dan jangan terlambat,” ungkapnya.

Dilokasi berbeda, LPM Kelurahan Kalibaru, Rudi Ardiansyah menuturkan, belum mendapat informasi kepastian terkait kenaikan insentif tersebut, apakah naik pada tahun 2021 atau tahun 2022. “Ya pasti kalau insentif naik, ini bentuk penghargaan dari pemerintah kepada RT, RW dan LPM yang menjadi pekerja sosial di kalangan masyarakat,” tuturnya.

Pencairan insentif yang sebelumnya setahun dua kali, yakni pada enam bulan sekali. Diharapkan seluruhnya dapat cair setiap bulan, seperti kota besar lainnya, sehingga pelayanan masyarakat dapat berjalan.

“Kita sih harapannya setiap bulan cair, sama kaya kota besar lain. Tapi semoga saja itu bisa terealisasi,” tandas Rudi. (rd/arn)

Fakta dan Data Insentif RT, RW, dan LPM :

Tahun :

  • 2021

Tentang :

  • Dana Insentif naik

Insentif RT :

  • Intensif RT Sebelumnya : Rp200 ribu perbulan
  • Insentif RT Sekarang : Rp300 ribu perbulan
  • Naik : Rp100 ribu

Insentif RW :

  • Insentif RW Sebelumnya : Rp250 ribu perbulan
  • Insentif RW Sekarang : Rp500 ribu perbulan
  • Naik : Rp250 ribu

Insentif LPM :

  • Sebelumnya : Rp350 ribu perbulan
  • LPM Sekarang : Rp750 ribu perbulan
  • Naik : Rp400 ribu

Insentif Cair :

  • 3 Bulan Sekali

Insentif Kenaikan :

  • Diajukan Pemerintah Kota ke DPRD dalam RKPD 2021 melalui Banggar dan TAPD

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Fahmi Akbar