Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Metropolis IBH-Ketua DPRD Depok Masuk Rutan Cilodong

IBH-Ketua DPRD Depok Masuk Rutan Cilodong

0
IBH-Ketua DPRD Depok Masuk Rutan Cilodong
RUTANFORRADARDEPOK BERSILATURAHMI : Wakil Wali Kota terpilih Imam Budi Hartono bersama Ketua DPRD Kota TM Yusufsyah Putra didampingi Kepala Rutan Kelas 1 Depok bersama pejabat struktural lainnya, saat melihat situasi serta kondisi Rutan, Selasa (2/2)
IBH dan DPRD ke rutan
BERSILATURAHMI : Wakil Wali Kota terpilih Imam Budi Hartono bersama Ketua DPRD Kota TM Yusufsyah Putra didampingi Kepala Rutan Kelas 1 Depok bersama pejabat struktural lainnya, saat melihat situasi serta kondisi Rutan, Selasa (2/2). RUTAN FOR RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Wakil Walikota terpilih Imam Budi Hartono terus menjalinan silaturahmi. Kali ini bersama Ketua DPRD Kota Depok TM Yusufsyah Putra, mengunjungi Rutan Kelas 1 Depok, di Kelurahan Cilodong, Kecamatan Cilodong, Selasa (2/2). Kunjungan tersebut diterima secara langsung Kepala Rutan, Anton, bersama pejabat strukturan Rutan lainnya.

Kepada Harian Radar Depok, Anton menjelaskan, kehadiran dua pejabat Depok, tentu sangat diharapkan guna melihat langsung situasi dan kondisi. “Saya memastikan semua pelayanan dan pembinaan yang diberikan sudah berjalan sangat maksimal,” tegasnya.

Anton mengajak IBH bersama rombnongan juga berkesempatan melihat langsung lokasi pembinaan seperti dapur, bengkel, studio musik, tempat ibadah, bahkan hingga blok kamar para warga binaan. Dalam perjalanannya, penerapan protokol kesehatan menjadi hal penting yang selalu disampaikan IBH.

“Tebtunya kami sangat mengapresiasi dan berharap dapat terus berkesinambungan serta dapat terjalin hubungan yang baik antar tiga lembaga,” ungkapnya.

Sementara, IBH menyampaikan seluruh pelayanan dan fasilitas telah mumpuni, namun yang harus dipastikan adalah memaksimalkan pemberdayaan seluruh warga binaan. Ini agar seluruh yang telah lulus tempat tersebut akan berdaya. “Itu yang paling penting, kami mau semua menjadi yang lebih baik. Tentu akan kerja sama dalam mengoptimalkan pemberdayaan warga binaan,” ungkapnya.

Selain itu, hal penting yang harus diiringi dengan pemberdayaan adalah nilai keagamaan. Sehingga, warga binaan mendapatkan makna kehidupan setelah berbuat tindakan yang merugikan dirinya maupun orang lain. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Fahmi Akbar