Sabtu, Maret 6, 2021
Beranda Metropolis Jalan Umum Dipasang Patok Diprotes Warga

Jalan Umum Dipasang Patok Diprotes Warga

0
Jalan Umum Dipasang Patok Diprotes Warga
DISAMBANGI SATPOL PP: Petugas Satpol PP Kota Depok saat menyambangi lokasi jalan umum yang telah terpasang patok di depan Perumahan Villa Juanda Jalan Kober, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Selasa (23/2). FOTO: ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Warga Jalan Lingkungan Kober yang menghubungkan dua RW, antara RW20 dan RW27 di Kelurahan Baktijaya Kecamatan Sukmajaya, memprotes jalan umum yang diduga dipatok warga perumahan, sehingga jalan tersebut mengalami penyempitan, Selasa (23/2).

Salah satu warga di RT02/27 Kelurahan Baktijaya, Marsel mengatakan, jalan umum yang dipatok sekitar satu meter lebarnya. Dengan alasan banyak mobil yang parkir, sehingga mengganggu akses jalan masuk warga perumahan.

“Sebelumnya patok ini tidak ada, baru beberapa belakangan ini dipatok. Warga heran karena ini masuk jalan umum. Apalagi jalan ini jadi akses satu-satunya ke TPU,” kata Marsel kepada Radar Depok.

Informasi yang dihimpun Radar Depok di lokasi, penghuni perumahan memang sudah mempermasalahkan sejumlah kendaraan yang parkir di jalan tersebut. Mulai dari mobil, motor, sampai gerobak. Padahal warga setempat menilai jalan kober menjadi jalan umum yang berhak dilintasi siapa saja.

“Parkiran itu tidak mengganggu akses masuk warga perumahan, tapi kenapa di patok, lalu patoknya digembok. Sekarang informasinya kalau warga yang mau parkir, harus izin dan di tarif perbulannya,” ungkapnya.

Laporan tersebut ternyata direspon Satpol PP Kota Depok dengan menerjunkan satu tim ke lokasi. Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny membenarkan jalan tersebut telah dipatok. Hal tersebut setelah tim melakukan pendalaman di lokasi, ternyata yang memasang patok adalah pihak perumahan dengan alasan parkiran sering menutup akses masuk perumahan.

“Kami bersama kelurahan telah mengarahkan untuk mencabut patok yang menghalangi jalan, jika tidak petugas yang akan mencabut patok tersebut,” tegas Lienda.

Lienda melanjutkan, pihaknya akan terus mengusut hingga tuntas, agar tidak terjadi gesekan antar warga yang pro dan kontra. Pihak kemanan perumahan akan menyampaikan hal tersebut ke pihak perumahan, agar segera melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan.

“Saat di lokasi tidak ada pejabat lingkungan, baik RT, RW dan pihak perumahan. Jadi kami minta untuk segera koordinasi ke pihak terkait,” tambahnya.

Sementara, petugas keamanan Perumahan Villa Juanda yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa pematokan bahu jalan dengan memakai besi, memang dari permintaan salah seorang warga perumahan karena akses jalannya terganggu. “Saya hanya disuruh pak. Kalau lebih jelas tanya ke warga perumahan. Saya tidak bisa kasih tahu panjang lebar,” ucapnya singkat.  (rd/arn)

 

Jurnalis: Arnet Kelmanutu

Editor: M. Agung HR