peci merah bojongsari
PAMERKAN TANAMAN : Nursalam sedang menunjukan tanaman kabel busi varigata miliknya. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

Bisnis tanaman hias dan ikan hias sudah lama merambah di wilayah Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, jauh sebelum daun janda bolong dan cupang hias tenar seperti saat ini.

Laporan : Indra Abertnego Siregar

RADARDEPOK.COM, Sore itu angin menghembus sepoi-sepoi. Daun beraneka warna menari-nari mengikuti hembusan angin, menambah kesyahduan suasa di teras rumah Nursalam, warga RW10, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari.

Nursalam merupakan seorang pelaku budidaya tanaman hias yang sudah dikenal luas di wilayah Kelurahan Bojongsari. Tak hanya tanaman hias, di tangan seorang Nursalam ikan hias dan beberapa unggas juga berkembang biak dengan baik.

Saya sudah menjalankan budidaya tanaman hias sejak tahun 1998,”ucap pria yang sedang memakai baju pangsi berwarna hitam, lengkap dengan ikat pinggang hijau dan peci berwarna merah, yang menjadi ciri khasnya.

Selain melakoni budidaya, pria yang akrab di sapa Si Peci Merah ini juga dikenal sebagai orang yang aktif dalam organisasi sosial seperti Karang Taruna, dan Tanggap Bencana (Tagana).

Saya sekarang menjabat majelis pertimbangan Katar Kecamatan Bojongsari, dan Anggota Tagana Kecamatan Bojongsari, katanya.

Budidaya tanaman hias ini sudah menjadi hobi sekaligus bisnisnya. Lewat kegiatan ini, dia merasa dapat menambah teman dan juga rejeki.

Saya melakukan budidaya ini seperti layaknya sebuah ajang menambah tali silaturahmi, karena saya gak berpatokan kepada materi, bagi saya silaturahmi merupakan salah satu rezeki dalam bentuk lain,” bebernya.

Di halaman rumahnya kini terpampang beberapa tanaman dan hewan yang sedang dipeliharan. Beberapa diantaranya merupakan tanaman hias jenis anturium, anglonema, janda bolong varigata, dan kabel besi varigata.

Untuk hewan, di sana ada ikan cupang hias dari berbagai jenis, burung parkit, dan love bird, serta ayam bangkok. “Kalau tanaman ada 300 pot, ikan cupang ada 150 ekor, dan belasan burung serta ayam,” tukasnya. (*)

Editor : Junior Williandro