kadiv propram polri
Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Polri pun mengambil sikap dari insiden adanya oknum polisi menembak anggota TNI AD di kafe di Jakarta Barat.

Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo membuat larangan ada polisi yang masuk ke tempat hiburan. Tidak hanya itu, Propam Polri juga akan menertibkan polisi yang minum minuman keras serta menyalahgunakan narkoba.

“Selanjutnya, Propam Polri akan melakukan penertiban terhadap larangan anggota Polri untuk memasuki tempat hiburan dan meminum minuman keras, termasuk penyalahgunaan narkoba,” ujar Sambo melalui keterangan tertulis, Kamis (25/02).

Tidak hanya itu, Sambo mengatakan pihaknya akan mengecek track record dari setiap anggota Polri. Bahkan, akan ada pengecekan terhadap prosedur pemegang senjata api dengan tes psikologis, latihan menembak, hingga catatan perilaku setiap anggota.

“Propam Polri melakukan pengecekan kembali prosedur pemegang senjata api di seluruh jajaran dan wilayah baik tes psikologi, latihan menembak, dan catatan perilaku anggota Polri,” tuturnya.

Adapun Sambo menegaskan Bripka CS akan dipecat secara tidak hormat. Pemecatan CS akan berlangsung sesuai dengan peraturan yang ada.

“Tersangka Bripka CS anggota Polri Polsek Kalideres Jakarta Barat dilakukan proses pidana oleh Ditkrimum Polda Metro Jaya bersama POM AD untuk memastikan proses sidik secara transparan,” terang Sambo.

Itu sesuai Peraturan Pemerintah No 1/2003 Pasal 11, 12, 13, Bid Propam Polda Metro Jaya dan Div Propam Polri akan memproses pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) kepada yang bersangkutan melalui Sidang Komisi Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud Pasal 35 UU No 2/2002. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya