Komuntas Pecinta Anjing Depok
GATHERING: Komunitas Pecinta Anjing Depok sedang melakukan kegiatan gathering rutin di kawasan Grand Depok City, beberapa waktu lalu. FOTO: IST

Komunitas Pecinta Anjing Depok (1)

RADARDEPOK.COM, Banyak jenis hewan yang bisa dijadikan peliharaan. Sejumlah orang menilai memelihara hewan cukup berdampak baik bagi psikologis manusia. Salah satu hewan yang populer dijadikan peliharaan adalah anjing.

Laporan : Indra Abertnego Siregar

Seorang pemuda bertubuh tegap berambut cepak, jalan–jalan santai sambil membawa dua ekor anjing peliharaannya yang terikat ke tangannya di Komplek Perumahan Hankam, Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Kecamatan Cimanggis. Pemuda itu adalah Leonardo Olymp, Ketua Komunitas Pecinta Anjing Depok (PAD).

Membawa anjing jalan–jalan merupakan rutinitas Leo setiap pagi dan sore, terutama pada libur akhir pekan. Leo tampak begitu antusias menceritakan komunitasnya ini, sembari menyusuri jalanan kompleks. Dia asik mengisahkan sejarah berdirinya komunitas PAD, dan menggiring kedua anjingnya yang tampak lucu menggemaskan.

“Komunitas PAD dibentuk sebagai wadah pecinta anjing yang berdomisili di wilayah Depok dan sekitarnya. Awal mula PAD dibentuk karena seringnya bertemu antar pemilik anjing, pada saat olahraga pagi di wilayah perumahan Grand Depok City (GDC),” tutur Leo.

Tak hanya mengajak jalan–jalan, Leo juga mengajak kedua anjingnya untuk bermain.  Sesaat dia menghentikan langkahnya, dan mengeluarkan sebuah bola  dari dalam tas kecil di pinggangnya lalu melemparnya.

Dengan sigap, salah satu anjingnya yang berjenis Siberian Huski berlari cepat menangkap bola yang dilempar sejauh 10 meter, lalu kembali dengan membawa bola itu di mulutnya untuk diserahkan kepada Leo sebagai tuannya.

“Saya punya dua ekor anjing, yang kecil jenisnya shitzu usianya lima tahun, dan yang lebih besar ini Siberian Huski usianya empat tahun,” terangnya.

Komunitas PAD besutannya ini sudah berjalan  selama tiga tahun. Ketika baru dibentuk, jumlah anggotanya belum begitu banyak, sebab terbentuknya komunitas ini hanya sebuah kebetulan belaka awalnya.

“PAD resmi terbentuk pada 4 Maret 2018, anggota awalnya Cuma 14 orang aja, itupun yang sering ketemu di GDC aja pas lagi main,” imbuhnya. (bersambung)

 

Jurnalis: Indra Abertnego

Editor: M. Agung HR