Beranda Metropolis Lebih Dekat dengan Al-Baari Foundation (3-Habis) : Berdayakan Relawan, Terjun Langsung saat Bencana

Lebih Dekat dengan Al-Baari Foundation (3-Habis) : Berdayakan Relawan, Terjun Langsung saat Bencana

0
Lebih Dekat dengan Al-Baari Foundation (3-Habis) : Berdayakan Relawan, Terjun Langsung saat Bencana
IST RESCUE: Relawan Al-Baari Foundation saat terjun langsung untuk membantu korban bencana Banjir di Sukabumi beberapa waktu lalu.

RADARDEPOK.COM – Mendidik dan menebar syiar untuk mencetak hafidz-hafidz muda rupanya bukanlah menjadi salah satu goal mereka. Namun dalam perjalanan, fokus mereka melebar ke arah kemanusiaan.

Laporan: Daffa Andarifka Syaifullah

Al-baari yang sebelumnya adalah lembaga yang berdiri di bidang tahfidz Enterpreneur mengubah arah angin tujuannya. Kini, mereka berdiri untuk melayani masyarakat di tiga bidang : dakwah, sosial dan kemanusiaan. Dalam aksi kemanusiaan, tentunya memerlukan ilmu baru. Bagaimana menangani kondisi masyarakat yang terdampak bencana, penyelamatan, dan lainnya.

Musyaffa selaku founder mendatangi seorang pelatih penyelamatan atau rescue. Selama proses pelatihan, para anggota mendapatkan beberapa pelajaran. “Insha Allah biasanya kalau untuk pelatihan kita adakan untuk para relawan sebelum terjun ke bencana,” jelas Musyaffa.

Beberapa titik bencana pernah mereka terjang, baik banjir, longsor, maupun gempa bumi. Langkah pertolongan dan tebaran kebaikan mereka sudah sampai ke Banten, Sukabumi, Palu, dan Sumedang.

Dalam menangani bencana, Al-Baari memiliki tiga program kemanusiaan. Pertama adalah Tanggap Darurat (Respon). Yakni serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan segera pada saat kejadian bencana untuk menangani dampak buruk yang ditimbulkan. Meliputi kegiatan penyelamatan dan evakuasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsian dan pemulihan sarana prasarana.

Di Tanggap Darurat ini, beberapa hal perlu diperhatikan, seperti pengkajian yang tepat terhadap lokasi, kerusakan dan sumber daya, penentuan status keadaan darurat bencana, penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkena bencana. “Kemudian pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan terhadap kelompok rentan, dan pemulihan dengan segera prasarana dan sarana vital,” bebernya.

Kedua, Bantuan Darurat atau Relief. Ini merupakan upaya untuk memberikan bantuan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar berupa sandang, pangan, tempat tinggal sementara, kesehatan, sanitasi dan juga air bersih.

Dan terakhir adalah Pemulihan (Recovery). Disini kondisi masyarakat dan lingkungan hidup yang terdampak bencana akan dipulihkan secara perlahan (upaya rehabilitasi) dengan memfungsikan kembali kelembagaan sarana dan prasarana.

Dua tahun lamanya mereka berdiri, saat ini Al-Baari telah memiliki sebuah kantor dengan menyewa ruko dua lantai di Jalan Raya Parung No5 KM40, Parung, Bogor. Meskipun demikian, kegiatan dan program positif mereka fokuskan di wilayah Kota Depok.

“Kantor kami kebetulan di Bogor. Alhamdulillah kami dapat disini, nyari yang di Depok masyaallah harganya. Tetapi fokus kegiatan kami di Depok,” tutupnya (rd/daf)

Editor : Fahmi Akbar