rencana guru honorer jadi PNS
CPNS: CPNS yang berseragam putih ini sudah melaksanakan SKD CPNS, Februari lalu. Sebagian dari mereka lanjut untuk mengikuti SKB CPNS, Oktober 2020 lalu. Dokumen RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Ini peluang bagi warga Kota Depok yang ingin jadi Abdi Negara. Rabu (24/2), Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dipastikan bakal digelar untuk formasi tahun 2021. Rencananya CPNS 2021, akan dimulai Maret dan diumumkan mengenai proses penerimaan dan pendaftarannya.

Karo Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian PAN RB Andi Rahadian mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan proses validasi pemerimaan CPNS tahun 2021. “Saat ini kami masih dalam tahapan validasi proses penerimaan CPNS/PPPK untuk formasi tahun 2021,” kata Andi, Rabu (24/2).

Terkait waktu pembukaan pendaftaran, Andi menyebut, akan dibuka mulai pertengahan Maret 2021. “Diperkirakan pertengahan Maret 2021 akan ada pengumuman lebih lanjut mengenai proses penerimaan CPNS/PPPK formasi tahun 2021,” ucapnya. Mengenai jumlah formasi yang dibuka, Andi mengatakan, diperkiraan untuk rekrutmen guru PPPK akan dibuka sebanyak 500 ribu. “Terdapat usulan formasi sebesar sekitar 500.000 yang tersebar di lebih dari 420 pemprov/pemkab/pemkot di Indonesia,” jelasnya.

Sementara, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Mary Liziawati menyebutkan, Kota Depok sebenarnya membutuhkan sekitar 13.000 Aparatur Sipil Negara (ASN), terdiri dari PNS dan PPPK. “Yang kami butuhkan banyak sekitar 13.000, sedangkan jumlah PNS Depok sekarang sekitar 6.000-an,” tutur Mary kepada Radar Depok.

Pada 2021, Kota Depok telah mengajukan CPNS kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI sebanyak 670. Terdiri dari 314 CPNS dan 356 PPPK. Formasinya terdiri dari guru 182 orang, diisi dari PPPK. “Kemudian tenaga kesehatan sebanyak 249 orang dari CPNS dan PPPK. Serta tenaga teknis 239 orang dari CPNS dan PPPK,” jelasnya.

Mary mengaku, saat itu Kota Depok telah mengusulkan formasi tersebut kepada Kemenpan-RB. Dan belum tahu, apakah formasi tersebut akan disetujui semua atau ada yang ditolak. “Iya, kami belum mengetahui apakah akan diterima usulannya atau tidak,” ucap Mary.

Sedangkan untuk alur pendaftaran dan kapan dibukanya CPNS dan PPPK, Mary sendiri belum mengetahui akan dilaksanakan pada bulan apa. Karena masih belum mendapatkan informasi dari Menpan-RB atau Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Untuk kapan rekrutmentnya kami belum tahu. Masih menunggu arahan dan informasi dari pusat. Begitu juga alurnya,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani disebut telah menyetujui rencana kebutuhan ASN dalam tes CPNS 2021.

“Rencananya bulan Maret akan ditetapkan formasinya (formasi CPNS 2021), dan bulan April-Mei dibuka proses pendaftaran ( penerimaan CPNS 2021), dan Juni mulai dilakukan seleksi,” ujar Plt Deputi SDM Aparatur Kementerian PAN-RB Teguh Widjinarko , belum lama ini.

Saat ini Kementerian PAN-RB masih menunggu pertimbangan teknis berikutnya, yakni pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara ( BKN). Jika prosesnya lancar, pendaftaran CPNS 2021 bisa dibuka per April 2021. “Kira-kira seperti itu (April dimulai pendaftaran seleksi CPNS 2021). Tergantung dari selesainya pertimbangan teknis Kemenkeu dan BKN,” kata Teguh. “Untuk formasi CPNS 2021 dan instansi mana saja yang membuka peluang, kami masih mengolah data yang masuk. paling cepat akan diumumkan pada akhir Maret,” kata dia lagi.

Seleksi ASN akan terbagi menjadi dua posisi. Antara lain adalah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK). “Secara total tahun 2021 pemerintah telah menentukan kebutuhan ASN sejumlah sekitar 1.300.000,” terang Teguh.

Angka penerimaan CPNS 2021 tersebut terdiri dari berbagai formasi. Antara lain pada tahun 2021, pemerintah akan merekrut 1 juta guru PPPK sesuai program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Perekrutan 1 juta guru tersebut akan mengisi formasi Pemerintah Daerah (Pemda). Selain guru, Pemda juga akan membuka 70.000 jabatan fungsional PPPK dan 119.000 CPNS jabatan teknis yang diperlukan termasuk tenaga kesehatan.

Sementara formasi CPNS 2021 untuk pemerintah pusat ditetapkan sebanyak 83.000 orang. Teguh menyebut, formasi tersebut terbagi untuk PPPK dan CPNS masing-masing 50 persen. “Rincian angka detailnya akan diumumkan kemudian,” jelas Teguh.(rd/dis)

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Fahmi Akbar