Jumat, Maret 5, 2021
Beranda Pendidikan Pakaian Seragam Sekolah Keagaman Diatur, Kini Tidak Wajib

Pakaian Seragam Sekolah Keagaman Diatur, Kini Tidak Wajib

0
Pakaian Seragam Sekolah Keagaman Diatur, Kini Tidak Wajib
Mendikbud Nadiem Makarim
nadiem makarim mikir
Mendikbud Nadiem Makarim

 

RADARDEOOK.COM, JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri terkait penggunaan pakaian seragam dan atribut di lingkungan sekolah negeri jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Ada 6 keputusan utama dalam SKB Tiga Menteri tersebut yang salah satu poinnya berisi tentang keharusan bagi pemerintah daerah dan kepala sekolah (kepsek) untuk mencabut aturan terkait keharusan maupun larangan penggunaan seragam maupun atribut keagamaan di lingkungan sekolah negeri.

Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan, pemerintah daerah dan kepsek wajib mencabut aturan yang mewajibkan atau melarang seragam dan atribut dengan kekhususan agama paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak keputusan bersama ini ditetapkan.

Jika terjadi pelanggaran terhadap keputusan bersama tersebut, maka sanksi akan diberikan pada pihak yang melanggar.

Nadiem mengatakan, SKB Tiga Menteri ini mengatur spesifik sekolah negeri di Indonesia yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.

Namun, Nadiem memaparkan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan beragama Islam di Provinsi Aceh dikecualikan dari Keputusan bersama ini sesuai kekhususan Aceh berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait Pemerintahan Aceh.

Atas dasar tiga pertimbangan tersebut, Nadiem memaparkan 6 (enam) keputusan utama SKB Tiga Menteri, yakni:

1. Keputusan bersama ini mengatur spesifik sekolah negeri di Indonesia yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.