Beranda Ekbis dan Hiburan Pandemi Covid-19, Ekspor Sepeda Indonesia Justru Meroket

Pandemi Covid-19, Ekspor Sepeda Indonesia Justru Meroket

0
Pandemi Covid-19, Ekspor Sepeda Indonesia Justru Meroket
ILUSTRASI

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Jumlah pengguna sepeda meningkat, tidak hanya di Indonesia namun juga di dunia pada masa pandemi virus Korona (Covid-19).

Berdasarkan data Strava yang merupakan aplikasi pengukur aktivitas fisik atau olahraga, pada tahun 2020 terjadi peningkatan aktivitas sepeda di dunia.
Dimana pada tahun 2020, jumlahnya mencapai 8,1 miliar mil, sedangkan di tahun sebelumnya pengendara sepeda menempuh lebih dari 5,6 miliar mil.

Di sisi lain, tren ini juga membawa dampak ekonomi bagi Indonesia, sebagai salah satu negara pengekspor sepeda.

Hubungan Masyarakat (Humas) Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Winston Simbolon Tumanggor menuturkan, ada peningkatan ekspor sepeda selama pandemi.

“Adanya fenomena tersebut (pandemi) ternyata turut mendorong kenaikan permintaan sepeda Indonesia,” kata Winston.

Berdasarkan catatan LPEI, jumlah ekspor sepeda Indonesia pada Januari sampai November 2020 mencapai 103,37 juta dollar AS atau Rp 1,4 triliun.

Jumlah ini menunjukkan adanya peningkatan sampai 27,52 persen. Sebab pada periode yang sama Januari sampai November di tahun 2019, total ekspor sepeda Indonesia hanya 81,06 juta dollar Amerika Serikat (AS).

Untuk tujuan ekspor, Inggris menjadi negara paling banyak menyerap produksi sepeda Indonesia. Pasar eskpornya sebesar 37,5 persen.

Bahkan selama pandemi, ekspor sepeda ke Inggris masih mampu tumbuh 43,16 persen. Pertumbuhan lebih tinggi justru datang dari Amerika Serikat, yang nilai ekspornya berlipat ganda menjadi 19,5 juta dollar Amerika Serikat. Permintaan sepeda juga datang dari Austria, Kanada dan Belanda.

“Meningkatnya minat bersepeda di Inggris dan AS diperkirakan ikut mendorong pertumbuhan ekspor sepeda ke dua negara tersebut,” kata Winston.

Selama masa pandemi beberapa negara membatasi kegiatan masyarakat. Namun, aktivitas bersepeda tetap dapat dilakukan meski dengan batasan serta protokol yang ketat.

Winston berharap, ekspor sepeda dapat terus meningkat, serta menjadi semangat untuk meningkatkan mutu produk di Indonesia.

“Menjadi momentum para eksportir sepeda untuk memperluas pasar, serta meningkatkan kualitas produknya,” katanya. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya