Beranda Satelit Depok Penghijauan RW8 Kelurahan Cisalak Dinilai

Penghijauan RW8 Kelurahan Cisalak Dinilai

0
Penghijauan RW8 Kelurahan Cisalak Dinilai
MONITORING: Lurah Cisalak dan stakeholders melakukan monitoring sekaligus penilaian ke setiap rumah di RW8 yang melakukan penghijauan, Kamis (28/1).FOTO: DAFFA/RADAR DEPOK
MONITORING: Lurah Cisalak dan stakeholders melakukan monitoring sekaligus penilaian ke setiap rumah di RW8 yang melakukan penghijauan.FOTO: DAFFA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM– Kampung KB Matahari RW8 Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya melakukan penilaian perlombaan penghijauan dengan tema gerakan menanam setiap rumah (Gernamserum) bagi enam RT setempat. Ketua RW8 Cisalak, Yati menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memacu masyarakat sekaligus upaya sosialisasi agar lebih kreatif dan inovatif untuk melakukan penghijauan dengan memanfaatkan barang bekas serta lahan sempit.

“Karena wilayah RW8 ini ekonominya menengah kebawah, maka saya usulkan untuk melakukan penghijauan kepada RT setempat,” jelasnya kepada Radar Depok, Kamis (28/1).

Menurut Yati, agar masyarakat mau dan tergerak dalam kegiatan tersebut, dirinya harus mencontohkan terlebih dahulu. Dengan menggunakan karung bekas untuk menanam sawi. Dan hasil panen tersebut ia olah, kemudian dijual guna menambah pundi-pundi rupiah.

“Alhamdulillah setelah saya contohkan masyarakat lamalama tergerak dan tertular virus penghijauan ini, khususnya anak-anak muda yang aktif,” bebernya. Adapun, Ketua RW akan memberikan apresiasi kepada para juara nantinya. Sejumlah hadiah berupa uang tunai hingga jutaan rupiah sudah disiapkan dan tinggal menunggu pengumuman keputusan juri.

Sementara itu, Lurah Cisalak, Wiyana menghimbau kepada pemuda di lingkungan RW8 untuk terus berkembang dan bermanfaat khususnya dengan potensi menghijaukan lingkungan.

“Meskipun masih banyak kekurangan, tetapi ini adalah langkah yang inovatif sekaligus sebagai pilot project dengan memanfaatkan lahan yang ada dan harus ditularkan kepada Karang Taruna RW lainnya,” katanya.

Di tempat yang sama, salah satu Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Supariyono menganggap kegiatan seperti ini perlu ditebar ke seluruh wilayah, apalagi permasalahan ekonomi kian memburuk dikala pandemi. Ia juga menyayangkan Musrenbang yang telah digelar di kelurahan hanya fokus kepada pembangunan fisik saja. Dirinya berharap semoga kedepannya kegiatan serupa mendapat sokongan dari pemerintah dan semakin menyebar ke RW-RW lainnya.

“Saya menyayangkan musrenbang itu, masyarakat mengusulkan fisik. Padahal di depan kita ada ancaman besar namanya ekonomi. Jangan sampai jalanan kita bagus tetapi ekonomi kita ambruk,” tutupnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Febrina