Rabu, Maret 3, 2021
Beranda Utama Ridwan Kamil Ingin Tidak Ada Lagi Isolasi Mandiri

Ridwan Kamil Ingin Tidak Ada Lagi Isolasi Mandiri

0
Ridwan Kamil Ingin Tidak Ada Lagi Isolasi Mandiri
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
ridwan kamil libur panjang
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

 

RADARDEPOK.COM, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil meminta warga yang terinfeksi virus Korona (Covid-19) menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Hal ini ditujukan untuk kepala daerah baik kabupaten ataupun kota di provinsi untuk tidak membiarkan hal tersebut. Karena menurut Kang Emil-sapaannya- karantina mandiri justru menjadi akar muasal penularan klaster keluarga masif terjadi di Jabar.

“Sebisa mungkin kalau bisa tidak boleh ada karantina di rumah ya. Karena hasil kajian, karantina di rumah itu sumber klaster keluarga, karena rumah-rumahnya berdempetan, kecil-kecil, bercampur,” tutur Emil, Senin (1/2).

Sebagai solusi atas masalah tersebut, Emil pun meminta kepala daerah memanfaatkan gedung-gedung atau bangunan milik negara sebagai tempat karantina. Dengan begitu, ia berharap masyarakat yang terpapar Covid-19 menerima perawatan dan pengobatan secara maksimal.

“Nanti fasilitas hotel itu dibayar oleh BNPB. Pasti kan butuh perawat, nah perawatnya dibayar oleh Kemenkes, kira-kira begitu,” jelas dia lagi.

Emil juga mengungkapkan, puskesmas sebagai lini terbawah fasilitas kesehatan dalam penanganan pandemi ini akan dimaksimalkan perannya oleh Pemprov Jabar. Sehingga warga yang terpapar Covid-19 namun termasuk Orang Tanpa Gejala (OTG) dapat menerima pengobatan sejak dini dan mengantisipasi kondisi yang memburuk.

Langkah itu juga diharapkan dapat melandaikan jumlah keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di sejumlah rumah sakit (RS) yang hampir penuh. Emil menyebut strategi pemanfaatan Puskesmas itu telah diterapkan di Thailand dan Vietnam yang kini dinilai berhasil melandaikan kasus Covid-19 di negaranya.

“Makanya lebih sehat betul karena dilayaninya lebih dekat, lebih cepat lebih baik lagi,” tutur Emil.