PANTAU : Lurah Sukatani, Cahyanto kunjungi lokasi budidaya lele di RT9/20 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos.FOTO:LULU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Untuk mengisi waktu luang dan membantu ketersediaan pangan serta peningkatan ekonomi di wilayah RT 9/20 Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, masyarakat disana melakukan budidaya lele di dalam drum.

Ketua Paguyuban Budidaya Lele, Agus Dariadi menerangkan, kegiatan budidaya lele sudah dimulai sejak Agustus 2020 dengan semangat mengisi waktu luang dan membantu ketersediaan pangan untuk warga sekitar yang terdampak pandemi Covid-19.

“Langkah awal budidaya adalah pembuatan modul pemeliharaan dari drum bekas kapasitas 270 liter yang sudah dibersihkan dan bisa menampung sampai 200 ekor bibit lele. Selanjutnya pemilihan bibit lele jenis Sangkuriang yang terkenal cukup kuat daya tahan hidupnya, tingkat pertumbuhannya cepat, dan rasa daging yang lebih enak,” ucapnya kepada Radar Depok, Selasa (23/2).

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, bibit dipilih yang sehat dan lincah dengan ukuran minimal 7 sampai 8 sentimeter dan dilakukan proses pemeliharaan selama tiga bulan.

“Proses pemeliharaan terdiri dari penggantian air setiap 4 sampai 5 hari sekali dengan memperhatikan kualitas air. Penggantian air bisa dilakukan dengan membuang air lama sebanyak 50 persen -75 persen dan digantikan dengan air baru dan ditambahkan probiotik EM4 Perikanan atau sejenis, dengan dosis setengah tutup botol per drum,” terangnya.

Untuk masa panen pertama pada usia 2 bulan sejak penebaran bibit, dengan dilakukan sortasi atau pemisahan antara lele besar siap panen dan lele ukuran lebih kecil dipisah tersendiri agar dihindari terjadinya kanibalisme. Panen total bisa dilakukam diusia pemeliharaan 3 bulan.

Di tempat yang sama, Lurah Sukatani, Cahyanto sangat mengapresiasi kreatifitas masyarakat di tengah pandemi seperti sekarang ini.

“Kami juga telah memantau ke lokasi dan saya rasa ini bisa ikon baru untuk di RW 20 Kelurahan Sukatani,” tegasnya.

Selain untuk mengisi waktu luang saat pandemi, dirinya menyebutkan ini juga menjadi contoh yang baik untuk ketahanan pangan di tiap wilayah.

“Selain sebagai konsumsi pribadi, ini juga bisa diperjualbelikan untuk peningkatan ekonomi. Apalagi, lele ini memiliki kualitas yang baik karena pakannya juga sangat diperhatikan,” pungkasnya.(rd/tul)

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Febrina