Beranda Metropolis Santunan Kematian Akibat Covid-19 Dihentikan

Santunan Kematian Akibat Covid-19 Dihentikan

0
Santunan Kematian Akibat Covid-19 Dihentikan
Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Usman Haliyana. FOTO:IST

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kementerian Sosial (Kemensos) telah menghentikan penyaluran santunan kematian bagi warga yang meninggal akibat Covid-19. Hal tersebut disampaikan Kemensos dalam Surat Nomor 150/3.2/BS/.01.02/02/2021, yang dikeluarkan pada 18 Februari 2021.

Menanggapi Surat tersebut, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, Usman Haliyana mengatakan, memang benar adanya bantuan bagi korban meninggal akibat Covid-19 dihentikan oleh Kemensos.

“Benar, sudah dihentikan. Bantuan ini kan dari Kemensos. Kami sampaikan bahwa sudah tidak ada lagi bantuan,” tutur Usman kepada Radar Depok, Selasa (23/2).

Usman mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan pemberitahuan kepada lurah dan camat terkait pemberhentian santunan korban meninggal Covid-19.

“Kami sudah sampaikan kepada kelurahan dan kecamatan, agar tidak ada lagi masyarakat yang belum tahu tentang informasi ini,” ucapnya.

Sebelumnya, Dinsos Kota Depok memang diingatkan untuk menyosialisasikan kebijakan tentang adanya bantuan bagi korban bencana meninggal akibat Covid-19. Serta menyampaikan apa saja persyaratannya.

“Kemudian kami menampung berkas dari masyarakat yang mendaftar,” sambungnya.

Menurutnya, Dinsos Depok sudah menerima berkas santunan kematian Covid-19 sebanyak 99. Kemudian yang sudah diajukan ada 68 berkas. Kemudian alurnya adalah, pemohon mengirimkan berkas kepada Dinsos Depok, dari Dinsos berkas tersebut dikirimkan lagi ke Provinsi Jawa Barat. “Dari Provinsi baru diajukan lagi ke Kemensos,” lanjutnya.

Nantinya, bantuan santunan korban meninggal akibat Covid-19 akan di transfer ke rekening pemohon masing-masing, tanpa melibatkan Dinsos. “Dinsos hanya menerima berkas saja dan mengajukannya ke provinsi,” ucapnya.

Menurutnya, dari semua berkas yang sudah diajukan belum ada satu pun yang menerima bantuan santunan meninggal akibat bencana Covid-19. Walaupun sudah mengirimkan berkasnya sejak 2020 lalu. “Setau saya belum ada yang terima. Karena kalau sudah pun seharusnya ada laporannya,” tandasnya.

Perlu diketahui, bantuan korban meninggal akibat Covid-19 mendapatkan santunan sebesar Rp15 juta, sesuai kebijakan dari Kemensos RI. Namun, Kemensos RI menghentikannya karena tidak tersedianya alokasi anggaran santunan korban meninggal akibat Covid-19.

Sehingga, terkait dengan usulan atau rekomendasi yang disampaikan kepala Dinsos Provinsi/Kabupaten/Kota sebelumnya tidak dapat dilanjuti. Dan Dinsos tidak perlu lagi mengirimkan rekomendasi atau usulan kepada Kemensos RI. (rd/dis)

 

Jurnalis: Putri Disa

Editor: M. Agung HR