kapuspen kemendagri
Kapuspen Kemendagri RI, Benny Irwan

RADARDEPOK.COM – Pelatikan Walikota dan Wakil Walikota Depok, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono tinggal menghitung hari. Senin (22/2), Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) memastikan ijab kobul tersebut tidak berubah : Jumat (26/2). Saat ini surat  informasi dan teknis pelantikan sudah dikirimkan ke Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri RI, Benny Irwan mengatakan, pelantikan akan dilaksanakan tepatnya pada 26 Februari 2021. “Rencananya pelantikan kepala daerah akan dilaksanakan pada 26 Februari besok, tidak berubah,” tuturnya hanya kepada Harian Radar Depok, Senin (22/2).

Benny mengaku, sudah mengirim surat kepada masing-masing provinsi, yang nantinya akan diteruskan kepada kota atau kabupaten. Surat itu isinya berupa informasi dan teknis pelantikannya seperti apa. “Kami sudah mengirimkan suratnya kepada masing-masing provinsi. Sudah dua kali, sejak minggu lalu,” lanjutnya.

Sesuai dengan Surat Nomor 131/966/OTDA Kemendagri, pelantikan Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota pada status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat Virus Korona. Pelaksanaan pelantikan dilakukan melalui media elektronik sebagai upaya pencegahan. Kemudian, pejabat yang akan melantik hanya hadir secara jarak jauh atau virtual dan tetap berada di ibu kota provinsi.

Dia menjelaskan,  pelantikan dilaksanakan secara online atau virtual. Guna mencegah penyebaran Covid-19. “Semuanya dilaksanakan virtual dan dilantik oleh Gubernur masing-masing,” sambungnya.

Kemendagri juga meminta kepada provinsi dan daerah untuk melaksanakan pelantikan pada jam yang sudah ditentukan. Yaitu mulai pukul 08:00 sampai 11:00 WIB.

Terpisah, Kepal Bagian Pemerintahan Setda Kota Depok, Muchsin Mawardi mengatakan, belum tahu kapan pelantikan akan dilaksanakan. Pasalnya, Kota Depok belum menerima surat dari Kemendagri ataupun Provinsi Jawa Barat. “Kalau pada rapat virtual minggu lalu, rencananya akan dilaksanakan pada minggu keempat Februari. Namun, mengenai tanggal pastinya belum tahu,” tuturnya.

Muchin menambahkan, saat ini pihaknya juga masih menunggu surat dari Kemendagri RI atau Provinsi Jawa Barat. “Jadi, mari sama-sama kita tunggu saja ya,” pungkasnya.(rd/dis)

Jurnalis : Putri Disa 

Editor : Fahmi Akbar