Beranda Metropolis Tahun Ini PBB Depok Ditarget Rp356 Miliar, Denda Pajak Tetap Dihapus

Tahun Ini PBB Depok Ditarget Rp356 Miliar, Denda Pajak Tetap Dihapus

0
Tahun Ini PBB Depok Ditarget Rp356 Miliar, Denda Pajak Tetap Dihapus
Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah II BKD Kota Depok, Muhammad Reza
muhammad reza
Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah II BKD Kota Depok, Muhammad Reza

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tugas berat tengah dialami Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok. Di 2021, pendapatan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ditarget Rp356 miliar, jumlah target tersebut sangat jauh dari tahun sebelumnya sejumlah Rp264.482.868.290.  Tak hanya PBB, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga ditarget naik jadi Rp368 milar, sementara tahun sebelumnya Rp328 miliar.

Kepada Harian Radar Depok, Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah II BKD Kota Depok, Muhammad Reza menyebut, tahun ini memang ada kenaikan target PBB yang siginifikan. Jumlah target naiknya mencapai Rp100 miliar lebih. Sebelumnya ada rencana di 2021 akan ada kenaikan dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sebesar 30 persen.

Tapi, kata Reza, arahan pimpinan karena masih pandemi Covid-19 akhirnya kenaikan tersebut dihapus kembali seperti tahun sebelumnya. “Jadi Pemkot Depok tahun ini kembali menghapus denda pajak atau pemutihan seperti tahun sebelumnya,” jelas Reza, Senin (1/2).

Kendati jumlah ada kenaikan, kata Reza dia tetap yakin bisa mengejar target tersebut. Apalagi, di tahun ini BKD juga memberlakukan pembayaran piutang BPHTB yang lama. Maksudnya, pada sebelumnya yang hanya 10 tahun kebelakangan,yang harus dibayarkan. Kini si pemilik lahan atau bangunan, wajib membayarnya secara keseluruhan. Hal ini dimaksudkan, karena jika tidak dibayarkan jadi piutang yang mengendap dan tidak yang membayarnya. “Jadi BPHTB harus dibayarkan secara keseluruhan,” tegasnya.

Menurut mantan Lurah Krukut ini, di 2020 target PBB Rp264.482.868.290 dari 626.320 Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). Selama setahun ternyata pihaknya berhasil merealisasikan Rp272.057.042.356 dari SPPT tertagih 404.135. Sementara target BPHTB di 2020 sebesar Rp328 miliar, yang berhasil direalisasikan Rp369.369.373.660. Di 2020 baik PBB maupun BPHTB, BKD berhasil melampaui target lebih dari 100 persen.

“Tahun ini kami ditarget PBB Rp356 miliar dari 643.267 SPPT. Kendati berat tapi kami bersama tim tetap optimis bisa mengejar target tersebut. Contohnya sampai Januari akhir 2021, PPB yang sudah tertagih sebesar Rp5.297.869.774 dari 14.073 SPPT. Sementara BPHTB sudah Rp17.315.715.998,” tandasnya.

Reza mengapresiasi masyarakat yang sudah taat membayar pajak. Pendapatan dari pajak ini  digunakan untuk memajukan pembangunan di Kota Depok. “Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pajak untuk pembangunan Kota Depok. Mudah-mudahan raihan sampai akhir tahun ini bisa terus meningkat,” tandasnya.(rd/hmi)

Soal Target PBB dan BPHTB :

Target Tahun 2020 :

  • PBB Rp264.482.868.290
  • BPHTB Rp328.000.000.000

Jumlah SPPT :

  • PBB dan BPHTB 626.320

Realisasi 2020 :

  • PBB Rp272.057.042.356
  • BPHTB Rp369.369.373.660

SPPT Tertagih :

  • PBB dan BPHTB ada 404.135

Terget 2021 :

  • PBB Rp356 miliar
  • BPHTB Ro368 miliar

Jumlah SPPT :

  • PBB dan BPHTB 643.267

 

Editor : Fahmi Akbar