Beranda Satelit Depok Tangan Zaenudin Patah Dipukul Pengendara Beat Putih

Tangan Zaenudin Patah Dipukul Pengendara Beat Putih

0
Tangan Zaenudin Patah Dipukul Pengendara Beat Putih
CARI KETERANGAN : Personel Polsek Sawangan, sedang meminta keterangan Zaenudin (kanan) yang jadi korban keganasan gengster. INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, KEDAUNG – Lama tak kedengaran kabar beritanya, aksi kejahatan jalanan kini mulai kembali menghantui warga Kota Depok. Kali ini, yang menjadi korbanya adalah seorang warga tak berdosa di wilayah RT1/8, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Sawangan.

Adalah seorang pria bernama Zaenudin, yang menjadi korban keganasan pengendara motor yang diduga anggota gangster di lokasi tersebut, Jumat (26/2) dinihari.

Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael Lumbang Tobing membenarkan kejadian yang diduga aksi gengster tersebut. Dia mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan perihal adanya warga yang yang mengalami penganiayaan oleh orang yang tidak dikenal pada Jumat dinihari kemarin.

Kami tengah mendalami kasus penganiayaan yang dilakukan orang tidak dikenal ini,” kata Rio, Jumat (26/2).

Dia mengungkapkan, kejadian ini bermula ketika Zaenudin sedang makan roti sambil menemani Ropi, seorang petugas keamanan klinik Tugu, dan Kiki petugas keamanan toko gas yang ada di sana. tidak lama kemudian, dua orang yang sedang mengendarai sepedah motor datang ke arah mereka.

Salah satu orang dari yang mengendarai motor itu, turun dari motor mengambil balok dan langsung memukul tangan dan kepala Zaenudin. Setelah Zaenudin jatuh terkapar, ke dua pelaku langsung kabur ke arah Sawangan.

Pelaku dengan menggunakan motor Honda Beat putih, langsung kabur sambil mengucapkan kata mampus loh kepada korban yang sedang merintih kesakitan,” beber Rio.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka patah tulang tangan, dan juga luka di bagian kepala. Korban saat ini sudah mendapatkan penanganan di klinik terdekat.

Kami sudah melakukan olah tempat kejadian perkara, dan sedang mendalami kejadian ini, untuk melakukan pencarian kepada pelaku,”tukasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro