KKG online tapos
PESAN : Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin sedang memberikan sambutan dalam pembukaan KKG Online Kecamatan Tapos, Rabu (24/02). FOTO : FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – PGRI Kecamatan Tapos bekerjasama dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Kecamatan Tapos mengadakan seminar Kelompok kerja Guru (KKG) secara online Rabu (24/02). Dalam kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin tersebut, diikuti seluruh guru, kepala SD, dan pengawas di Kecamatan Tapos.

Dalam kesempatan tersebut, Thamrin menyampaikan apresiasi untuk seluruh proses KKG Kecamatan Tapos yang pertama. Dimana, seluruh prosesnya berjalan dengan baik, dari segi panitia dan juga pesertanya.

Dalam kesempatan tersebut, Thamrin menjelaskan, Asesmen nasional itu sangat penting bukan hanya untuk siswa tetapi juga untuk guru. Jika siswa terfokus pada asesmen kompetisi minimum (AKM) dan survei karakter, tetapi untuk guru dan kepala sekolah adalah survei lingkungan.

“Dengan adanya tiga asesmen nasional tersebutmaka tidak perlu lagi bikin soal atau kisi-kisi yang bisa membuat stress, karena ini tidak bisa direkayasa,” jelasnya.

Thamrin menjelaskan, di dalam AKM ada literai membaca dan numerasi (logika berfikir). Namun yang menjadi perhatian khusus adalah tentang literasi membaca yang masih kurang, dan itu menjadi salah satu penilaian dalam AKM.

“Ini berkaitan dengan pembelajaran yang jangan sampai satu arah. Jadi, guru dan siswa bisa saling bersinergi dalam pembelajaran yang atraktif,” terangnya.

Sementara itu, Ketua K3S Kecamatan Tapos, Nani Heryani mengatakan, kegiatan yang bertemakan ‘Bedah tuntas asesmen kompetisi minimum dan implikasinya dalam pembelajaran menuju sekolah berkualitas’ tersebut, dibagi menjadi empat sesi dengan rincian dua sesi di bulan Februari dan dua sesi lagi di Maret.

“Guru yang ikut serta ada 543 orang, kepala sekolah ada 31 orang, dan pengawas empat orang,” ucapnya.

Nani menuturkan, KKG kali ini dilaksanakan secara online mengingat masih dalam masa pandemi virus Korona (Covid-19). Jadi, semua siswa mengikuti kegiatanya dari sekolah masing-masing.

“Semoga bisa terus berjalan  kegiatannya sampai selesai, dan bisa bermanfaat untuk perkembangan dan kemajuan pendidikan di Kota Depok, khususnya di Kecamatan Tapos,” tuturnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya