Sabtu, Maret 6, 2021
Beranda Metropolis Target Bulan Dana PMI 2020 Kurang Rp390 Juta, Akibat Covid-19

Target Bulan Dana PMI 2020 Kurang Rp390 Juta, Akibat Covid-19

0
Target Bulan Dana PMI 2020 Kurang Rp390 Juta, Akibat Covid-19
MUKERKOT: PMI Kota Depok menggelar Mukerkot 2021 di Aula PMI Kota Depok, Jalan GDC, Kamis (18/2). FOTO : PUTRI/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok, pada 2021 masih fokus membantu pemerintah Kota Depok dalam menangani pandemi Covid-19. Tapi, masih ada beberapa agenda yang telah dimiliki PMI Kota Depok selama 2021.

Ketua PMI Kota Depok, Dudi Miraz mengatakan, PMI Kota Depok akan melakukan penanggulangan bencana, yang meliputi penyusunan Standar Operasional (SOP) tanggap darurat bencana, meningkatkan fasilitas posko, dan pembentukan gudang PMI. “Kami juga akan mengembangkan dari sisi Sumber Daya Manusianya,” tuturnya kepada Harian Radar Depok, Kamis (18/2).

Dalam mengembangkan SDM-nya, PMI akan melakukan pendidikan latihan atau diklat, yang meliputi forum Palang Merah Remaja (PMR), lomba PMR online, sosialisasi dan pelatihan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah. “Sedangkan untuk program pengembangan organisasi, kami akan adakan bulan dana kemanusiaan PMI tahun 2021, pendirian yayasan koperasi PMI, serta pengembangan kapasitas relawan PMI,” sambungnya.

Nantinya sukarelawan PMI akan mendapatkan pelatihan vertical rescue, pelatihan training of facilitator, dan masih banyak lagi. Tak lupa juga, PMI Depok tetap menggelar program pelayanan sosial untuk kesejahteraan masyarakat. Seperti layanan ambulans gratis, pelatihan pertolongan pertama pada masyarakat, dan penguatan respon masyarakat akan Covid-19 di Kota Depok. “Karena di tahun 2021 Covid-19 masih terus ada, maka dari itu kami masih fokus dalam hal penanggulangan Covid-19,” jelasnya.

Sementara, Ketua Panitia Bulan Dana sekaligus Kepala Markas PMI Kota Depok, Imron Maulana mengatakan, bulan dana PMI 2020 mengalami penurunan sebanyak 39 persen dari target. “Kami sudah tutup kegiatan Bulan Dana PMI 2020, dana yang dihasilkan sebesar Rp610 juta. Kami menetapkan target sebesar Rp1 miliar,” tuturnya.

Namun, pihaknya tetap bersyukur atas perolehan yang didapat, apalagi di masa pandemik Covid-19. Menurutnya, bukan seberapa banyak yang didapat, namun keikhlasan dari pemberi yang paling utama.

Imron menambahkan, penurunan pendapatan ini terjadi karena sekolah diliburkan, jadi siswa tidak bisa menyumbang seperti biasa saat sebelum adanya Covid-19. Jadi pihaknya hanya mengajukan proposal kepada beberapa orangtua siswa yang menjadi donator.

“Kami berterima kasih kepada semua yang telah menyumbang dan menyukseskan kegiatan ini. Kami sama-sama berdoa agar pandemi ini bisa segera berakhir,” pungkasnya. (rd/dis)

Jurnalis : Putri Disa 

Editor : Fahmi Akbar