Selasa, Maret 2, 2021
Beranda Pendidikan UN Ditiadakan, Disdik Kota Depok Awasi Kelulusan

UN Ditiadakan, Disdik Kota Depok Awasi Kelulusan

0
UN Ditiadakan, Disdik Kota Depok Awasi Kelulusan
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pandemi Covid-19 belum juga kunjung usai. Sampai-sampai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Karim menerbitkan Surat Ederan Mendikbud nomor 1 Tahun 2021, tentang peniadaan Ujuan Nasional (UN) dan Ujian Kesetaraan. Serta pelaksanaan Ujian Sekolah dalam masa darurat penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Mohammad Thamrin mengatakan, UN sendiri memang sudah ditiadakan sejak tahun kemarin, karena sudah adanya pandemi Covid-19. “Sebenarnya memang sudah dari tahun kemarin ditiadakan, karena Covid-19,” tuturnya kepada Harian Radar Depok, Jumat (5/2).

Lebih lanjut, Thamrin menjelaskan, masalah kelulusan siswa diserahkan kepada satuan pendidikan atau sekolah masing-masing. Yang jelas tidak memberatkan siswa, namun juga tidak menjadikan siswa menyepelekan kelulusannya. “Sebenarnya ini jadi dilema, tapi kami tetap ada standar penilaiannya yang diperlukan untuk kelulusan siswa. Sekolah memiliki indikator kelulusan dan kami lakukan pengawasan,” jelasnya.

Nantinya Disdik Kota Depok akan melakukan pengawasan kepada sekolah, karena tentunya tidak ingin sekolah memberikan ijasah kepada siswa tanpa mementingkan indikator-indikator kelulusannya. “Kalau dilihat dari tahun lalu, Alhamdulillah lulus seratus persen,” ujarnya.

Proses penilaian kelulusan sendiri, Thamrin menyebut sudah dimulai. Karena kelulusan diambil dari akumulasi nilai semester satu dan dua. “Kalau penilaian semester satu kemarin kan sudah di Desember. Untuk semester dua pelaksanaanya antara April-Mei 2021,” tutupnya.

Perlu diketahui, dalam poin ketiga SE Mendikbud, ada tiga poin yang menentukan siswa lulus atau tidak. Antara lain, menyelesaikan program pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang dibuktikan dengan raport tiap semester. Kemudian memperoleh nilai sikap atau perilaku minimal baik. Dan mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan atau sekolah.

Ujian yang diselenggarakan oleh sekolah bisa dilaksanakan dalam bentuk antara lain, portofolio berupa evaluasi atau nilai raport, nilai sikap atau perilaku, dan prestasi yang diperoleh sebelumnya (penghargaan, hasil lomba, dan sebagainya). Kedua, penugasan. Ketiga, tes yang dilakukan secara luring atau daring. Dan keempat bentuk kegiatan penilaian yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.(rd/dis)

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Fahmi Akbar