Beranda Satelit Depok Warga Bojongsari Minta Dibuatkan Puskesmas

Warga Bojongsari Minta Dibuatkan Puskesmas

0
Warga Bojongsari Minta Dibuatkan Puskesmas
TINJAU LOKASI : Pengurus LPM Bojongsari sedang meninjau lokasi yang diajukan menjadi Puskesmas Bojongsari. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, BOJONGSARI – Ketua RT dan RW se Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membangun Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kelurahan Bojongsari.

Ketua Paguyuban RT RW Kelurahan Bojongsari, Daud Sulaiman menerangkan, pihaknya kerap membahas di setiap acara Paguyuban RT RW terkait harapan di bangunnya Puskesmas di Kelurahan Bojongsari.

Dia mengaakan, alasan mereka meminta adanya Puskesmas, selain menjadi kendala warga ingin berobat, jumlah Puskesmas di Kecamatan Bojongsari saat ini masih minim.

“Kita sering kesulitan untuk mendapatkan akses pengobatan, karena belum adanya puskesmas di wilayah kami,” katanya, Kamis (4/2). 

Daud menambahkan, usulan terkait Puskesmas sudah diajukan dalam Musrenbang tahun 2019, tapi hingga kini belum ada kabar terkait usulan tersebut.

“Kalau kami lihat di sosialisasi pembangunan tahun 2020, usulan Puskesmas ini tidak muncul. Tapi pada musrenbang kecamatan tahun ini kembali akan kami ajukan,” bebernya. 

Sementaran itu, Ketua LPM Kelurahan Bojongsari Saidih menambahkan, selama ini banyak warga Bojongsari kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan karena tidak adanya Puskesmas. Warga yang ingin berobat harus pergi ke Puskesmas Duren Seribu dan Pondok Petir yang jaraknya cukup jauh. 

“Karena jaraknya jauh, resiko dalam perjalanan membawa orang yang sakit terlebih lansia sangat besar,” tuturnya.

Dia berharap, Walikota  Depok dapat membangun Puskesmas di wilayah Kelurahan Bojongsari secepatnya.

“Di sini ada lahan kosong, Fasos Fasum walaupun lahannya hanya 951 meter mohon bisa dilihat dulu karena ada lahan di sebelahnya yang bisa kami ajukan melalui APBD sebagai lahan tambahan,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya