Jumat, Maret 5, 2021
Beranda Politika Yuni Indriany Tidak Hanya Memikirkan yang Hidup

Yuni Indriany Tidak Hanya Memikirkan yang Hidup

0
Yuni Indriany Tidak Hanya Memikirkan yang Hidup
PENYERAHAN : Anggota DPRD Kota Depok, Yuni Indriany saat menyerahkan aspirasi seperangkat alat pemandian jenazah ke warga RW07 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung. FOTO : Ist

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Menjadi seorang wakil rakyat, harus total mengabdi untuk masyarakat, baik untuk peningkatan infrastruktur maupun sumber daya manusia. Namun, Anggota DPRD Kota Depok, Yuni Indriany juga memikirkan untuk orang yang sudah meninggal.

Berawal dari sebuah video di tiktok dengan akun @dind4.yuni, naluri jurnalistik awak Radar Depok tergelitik, ketika sekelompok orang sedang serah terima seperangkat alat pemandian jenazah dan dalam video tersebut juga diiringi lagu ‘Ya Maulana’ yang dipopulerkan Sabyan.

Setelah ditelisik lebih detail, salah satu perempuan berhijab dengan masker warna putih rupanya merupakan Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuni Indriany. Lantas,  Radar Depok pun mencari nama tersebut di kontak telepon.

Memang politikus perempuan dari partai berlambang banteng tersebut cukup dekat dengan insan media. Bahkan, tidak sungkan berbagi informasi terkait kegiatan kedewanannya, baik yang bersifat formal maupun non formal.

“Alhamdulillah, beberapa waktu lalu, memang saya menyerahkan hasil aspirasi warga berupa seperangkat alat pemandian jenazah,” kata Yuni.

Aspirasi tersebut diberikan untuk warga RW07 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung dan selanjutnya disumbangkan ke Masjid Arriyadh yang berada di lingkungan setempat.

Istri dari Ade Hukmawan ini menguraikan, aspirasi tersebut direalisasikan berdasarkan skala prioritas di lingkungan RW07 Kelurahan Cipayung Jaya melalui Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Arriyadh kepada dirinya.

Mengingat menjadi kebutuhan bagi warga setempat, Yuni pun melalui kerja-kerja politiknya di legislatif langsung berjuang agar terealisasi, seperti dengan aspirasi-aspirasi warga lainnya yang memang menjadi skala prioritas.

“Jadi, kita tidak hanya mengurusi yang hidup saja. Tapi, juga harus memahami kebutuhan warga setempat, misalnya seperangkat alat pemandian jenazah. Seperti hidup kita sendiri, harus seimbang antara dunia dan akherat, bagaimana hubungan kita dengan sesama manusia dan bagaimana hubungan kita dengan Allah SWT,” pungkas Yuni. (*)

 

Editor/Jurnalis : Ricky Juliansyah