novarita pakai masker
Kepala Dinkes Kota Depok, Novarita

RADARDEPOK.COM – Ada data yang menggembirakan. Minggu (7/3), pasien Covid-19 di Kota Depok menurun. Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat ruang ICU tersisa 29 ruang, dan isolasi tersedia 356 ruang. Turunnya angka tersebut, seirama dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro dapat menurunkan kasus penyebaran Covid-19 hingga 60%.

Kepala Dinkes Kota Depok, Novarita mengatakan, kasus pasien yang dirawati di rumah sakit di Kota Depok sudah mulai mengalami penurunan, dari Januari lalu. Diketahui ketersediaan tempat tidur isolasi dan ruang Intensive care unit (ICU) pasien Covid-19 rumah sakit nyaris penuh alias hampir overload bulan lalu.

“Terdapat 69,90 persen ruang ICU yang saat ini terisi, begitu juga dengan ruang isolasi yang terisi 56,10 persen. Sudah menurun kasusnya untuk yang di rawat di RS,” katanya kepada Harian Radar Depok, Minggu (7/3).

Dia menambahkan, Kota Depok sendiri, terdapat 24 RS khusus Covid-19 dengan jumlah ICU khusus Covid-19 yang tersedia di 24 RS yakni 103 ICU, dan ruang isolasi khusus Covid-19 ada 811 ruang. “ICU tersisa 29 ruang dan isolasi tersedia 356 ruang. Mudah-mudahan semakin banyak yang sembuh dari Covid-19” bebernya.

Untuk perkembangan kasus Covid-19 per Minggu (7/3), terkonfirmasi positif mencapai 37.456. Dengan penjabaran kasus terkonfirmasi aktif 3.386, sembuh 33.315, dan meninggal menyentuh angka 756 kasus. “Untuk kasus konfirmasi aktif mengalami penurunan 22 kasus, sembuh bertambah 175 orang, dan meninggal bertambah 6 orang,” bebernya.

Sementara, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebut, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro di Jawa Barat berhasil dilihat dari membaiknya laporan Covid-19 di Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek).

“PPKM Mikro diwakili Bodebek saya nyatakan berhasil, sehingga kita teruskan aja PPKM Mikro ini. Karena terbukti, tingkat kedisiplinan di atas 80%, ekonomi naik di wilayah Bodebek 21%. Kita kan menduga dengan PPKM ekonomi tertekan, sebaliknya ternyata jual beli ritel di Bodebek naik,” papar Ridwan Kamil atau Emil dalam rapat koordinasi Bodebek.

Secara akumulatif keterisian tempat tidur isolasi bagi pasien Covid-19 di Jawa Barat yang awal tahun mendekati 80%, per minggu ini turun menjadi 59% atau sedikit aman dari standar WHO minimal 60%.

Tingkat kematian, tidak lebih dari 1,2%, artinya kata Emil, 99% kasus Covid-19 sembuh dan sedang dalam perawatan untuk disembuhkan rata-rata tingkat fatalitasnya 1%. “Berdasarkan kasus harian, dalam dua minggu terakhir Jawa Barat diangka 10.000. Sementara dua minggu sebelumnya mencapai 28.000 kasus. Sehingga turun 60%,” kata Emil.

Dia menyebut, angka yang diumumkan di Jawa Barat berbeda dengan yang diumumkan di Pusat, lantaran Pusat masih menggunakan data yang lama. “Saya mewakili Bodebek mengkonfirmasi tren peningkatan kualitas perbaikan. Jadi its a good news dan puncaknya adalah selama setahun ini baru minggu ini tidak ada zona merah di Jabar. PPKM Mikro akan kita laporkan baik. Ekonomi terbukti malah naik,” tandas Emil.(rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Fahmi Akbar