Beranda Metropolis Awas Peralihan Musim Picu Cuaca Ekstrem

Awas Peralihan Musim Picu Cuaca Ekstrem

0
Awas Peralihan Musim Picu Cuaca Ekstrem
WASPADA : Pengendara roda empat saat melintas di flyover Jalan  Arif Rahman Hakim, Kecamatan Pancoran Mas, dengan latar belakang perbedaan awan yang signifikan usai Kota depok diguyur hujan deras dan angin kencang. FOTO : ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan peralihan musim hujan menuju kemarau akan sedang terjadi saat ini. Sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode peralihan musim pada akhir Maret, termasuk kawasan Jabodetabek.

Deputi BMKG Pusat, Guswanto menjelaskan, salah satu ciri umum peralihan musim adalah adanya perubahan kondisi cuaca yang relatif lebih cepat. Pagi hingga siang umumnya cerah berawan dengan kondisi panas cukup terik, serta diikuti dengan pembentukan awan yang signifkan dan hujan intensitas tinggi dalam durasi singkat yang secara umum dapat terjadi pada periode siang hingga sore hari.

“Nah saat peralihan musim ini, ada fenomena cuaca ekstrem yang sering terjadi, seperti hujan lebat disertaipetir dan kilat, puting beliung, hujan es, dan titik air yang menggenang,” terang Guswanto.

Hal tersebut juga berdasarkan, hasil analisis dinamika atmosfer laut dari BMKG menunjukkan bahwa fenomena La Nina masih dapat berlangsung hingga Mei mendatang. Dengan intensitas lemah hingga normal, sehingga membuat kondisi tersebut masih dapat berkontribusi pada peningkatan massa udara basah dan lembab di sekitar wilayah Indonesia.

“Jadi peralihan musim wajib untuk kita waspadai karena adanya fenomena cuaca ekstrem yang bisa terjadi dimana saja,” ungkapnya.

Mengenai terjadi hujan es yang terjadi beberapa waktu lalu di Jogjakarta, hal itu tidak menutup kemungkinan akan terjadi di daerah lainnya, termasuk Depok. Guswanto menerangkan mengenai fenomena hujan es, itu fenomena umum yang terjadi selama periode peralihanm musim.

“Iya itu ada dan bisa terjadi. Jadi terjadi karena adanya fenomena alam, sehingga hujan  yang turun ke permukaan bumi berbentuk butiran es,” jelasnya.

Dia menambahkan, sehingga dari hasil yang diamati BMKG dalam satu pekan ke depan cuaca ekstrem hujan lebat dengan petir, kilat serta angin kencang akan terjadi di provinsi maupun kota di tanah air.

Sementara, Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Kota depok, Denny Romulo Hutauruk menuturkan, pihak selalu berkoordinasi setiap saat dengan berbagai pihak terutam masyarakat yang berada di titik bencana, seperti banjir, pohon tumbang, dan puting beliung.

“Pastinya kami berkooridnasi, sasaran utama masyarakat. Personil juga menjalin komunikasi dengan pihak lainnya agar antisipasi berjalan optimal,” ucapnya.

Ia juga meminta kepada masyarakat untuk berperan aktif mencari informasi yang terpercaya dari pihak yang kredibel sehingga upaya bisa maksimal. Akses web resmi BMKG atau bisa hubungi pihak Damkar, Tagan a, serta komunitas yang bergerak di bidang lingkungan serta lainnya.

“Ini harus berjalan bersama, antar masyarakat yang aktif dan kita dari pemerintahan  maupun teman komunitas,” pungkas Denny.(rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Fahmi Akbar