Beranda Metropolis Balita Belum Boleh Naik Commuter Line

Balita Belum Boleh Naik Commuter Line

0
Balita Belum Boleh Naik Commuter Line
PENJAGAAN KETAT: Seorang ibu bersama anaknya saat diperiksa petugas keamanan di Stasiun Depok Baru. Hingga saat ini, penumpang Commuter Line untuk anak belum diperbolehkan. FOTO: ARNET KELMANUTU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pandemi virus Covid-19 sudah berjalan satu tahun lebih. Hal itu berdampak pada semua lini, salah satunya transportasi umum kereta listrik Commuter Line. Saat ini, peraturan pelayanan sedikit demi sedikit mulai dilonggarkan, termasuk di stasiun kereta api Kota Depok.

Humas Commuter Line, Anne Purba mengatakan, pihaknya memang memberi kelonggaran kepada penumpang yang menggunakan jasa kereta api commuter line. Untuk pengguna lanjut usia (lansia) dapat memakai pelayanan commuter line hanya pada jam tertentu. Yaitu mulai pukul 10.00 hingga 14.00 wib.

“Kami atur waktunya, kami juga tidak melarang lansia untuk naik commuter line, hanya saja tidak diperkenankan pada jam sibuk,” terangnya kepada Radar Depok, Kamis (25/03)

Anne menilai, pelayanan commuter line bagi lansia dengan waktu yang ditentukan, diklaim berjalan efektif untuk mencegah penyebaran ke masyarakat usia lanjut. Hal ini karena imun pada masyarakat usia lanjut sudah menurun, terlebih jika memiliki sakit penyerta.

Dirinya memastikan, setiap lini ada petugas yang dengan tegas menerapkan peraturan selama pandemi, baik pelayanan lansia di waktu yang ditentukan, melakukan pengecekan suhu tubuh, setia menggunakan masker, serta menjaga jarak saat di stasiun dan di dalam kereta.

“Untuk kursi kami sudah sediakan fasilitas khusus untuk lansia, wanita hamil, serta disabilitas menjadi prioritas,” tambah Anne.

Namun kebijakan penggunaan commuter line untuk anak yang masih berusia di bawah 10 tahun belum diperbolehkan, sebab akan menjadi risiko besar jika anak diperbolehkan menggunakan kereta commuter line.

“Iya untuk anak atau balita kami belum mengizinkan, di sini tempat transportasi umum jadi banyak aktifitas masyarakat. Kami khawatir bagi anak-anak,” ungkap Anne.

Pihak commuter line belum bisa memastikan kapan anak-anak dan balita bisa kembali menggunakan jasa transportasi commuter. Hal ini harus dikaji dengan berbagai pihak, agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.  (rd/arn)

 

Jurnalis: Arnet Kelmanutu

Editor: M. Agung HR