Beranda Utama Beras di Indonesia Termasuk yang Murah, Jepang Menjadi yang Termahal di Dunia

Beras di Indonesia Termasuk yang Murah, Jepang Menjadi yang Termahal di Dunia

0
Beras di Indonesia Termasuk yang Murah, Jepang Menjadi yang Termahal di Dunia
ILUSTRASI

RADARDEPOK.COM – Jepang menjadi negara dengan harga beras termahal di dunia. Di negara ‘Matahari Terbit’ tersebut, harga rata-rata beras per kilogram mencapai US$ 5,35 atau Rp 77.000 per kilogram per September 2020

Sedangkan, untuk harga beras termurah di dunia ada di Argentina dengan harga rata-rata 60 sen atau sekitar Rp 8.600.

Menurut data GlobalProductPrices.com, harga rata-rata beras di dunia adalah US$ 1,55 per kilogram. Harga diambil berdasarkan varian beras putih long grain dari merek terkenal dan dari toko-toko makanan terbesar di setiap negara.

Indonesia memiliki harga beras sekitar 89 sen per kilogram atau sekitar Rp 12.850, menempatkannya di urutan ke-49 dari 58 negara yang disurvei, atau urutan ke-10 negara dengan harga beras termurah. Harga beras di Indonesia lebih mahal dari Singapura (US$ 0,86), Brasil (US$ 0,84), Ukraina (US$ 0,83), Thailand (US$ 0 78), Paraguay (US$ 0,74), India (US$ 0,73), Iran (US$ 0,7), dan Bangladesh (US$ 0,65).

Sedangkan untuk termahal, setelah Jepang ada Korea Selatan (US$ 3,96), Amerika Serikat (US$ 3,62), Swedia (US$ 2,71), Swiss (US$ 2,69), Maroko (US$ 2,57) dan Arab Saudi (US$ 2,44).

Menurut data TrendEconomy.com, Jepang hanya mengekspor beras 41.000 ton dan mengimpor 676.849 ton sepanjang 2020. Impor beras terbesar Jepang berasal dari AS dengan pangsa pasar 57% atau sekitar US$ 288 juta dolar dari total US$ 503 juta.

Filipina adalah negara pengimpor beras terbesar di dunia dengan impor 2,5 juta ton pada tahun 2020, menurut data indexmundi.com. Indexmundi menggunakan data Kementerian Agrikultur AS. Setelah Filipina, ada Uni Eropa yang terdiri dari 27 negara dengan 2,4 juta ton, Tiongkok 2,2 juta ton, Nigeria 1,5 juta ton, Arab Saudi 1,5 juta ton, dan Iran 1,2 juta ton. Indonesia ada di urutan ke-28 dengan impor 500.000 ton tahun lalu, di atas negara seperti Vietnam (400.000 ton), Singapura (325.00 ton), dan Thailand (200.000 ton).

Sementara negara pengekspor beras terbesar di dunia adalah India dengan 13,5 juta ton, Thailand 7 juta ton, Vietnam 6,3 juta ton, Pakistan 4 juta ton, AS 3 juta ton, dan Tiongkok 2,7 juta ton.

Mengutip data worldagriculturalproduction.com, Kementerian Pertanian AS memproyeksikan produksi beras dunia tahun ini akan mencapai 503.17 juta ton, naik 1,36% dari 486,4 juta ton tahun 2020.

Berikut adalah produsen-produsen terbesar beras di dunia menurut worldagriculturalproduction.com :
1. Tiongkok: 148,3 juta ton
2. India: 120 juta ton
3. Bangladesh: 35,3 juta ton
4. Indonesia: 34,9 juta ton
5. Vietnam: 27,1 juta ton
6. Thailand: 18,6 juta ton
7. Myanmar: 12,9 juta ton
8. Filipina: 12 juta ton
9. Jepang: 7,62 juta ton
10. Pakistan: 7,6 juta ton

 

Editor : Pebri Mulya