Beranda Politika Bom Makassar, Qonita : Jangan Kaitkan dengan Agama Apapun

Bom Makassar, Qonita : Jangan Kaitkan dengan Agama Apapun

0
Bom Makassar, Qonita : Jangan Kaitkan dengan Agama Apapun
Anggota DPRD Kota Depok, Qonita Luthfiyah

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Lutfiyah prihatin dan mengutuk ledakan bom bunuh diri yang diduga dilakukan 2 orang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/03). Ia pun meminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu atau informasi hoaks.

“Tentu, saya pribadi dan dari PPP Kota Depok sangat prihatin dan mengutuk keras bom bunuh diri yang terjadi di Makassar,” tegas Qonita kepada Radar Depok.

Putri ulama karismatik, K.H Syukron Mamun ini kembali menegaskan bahwa bom bunuh diri yang terjadi di Makassar atau di mana pun tidak dibenarkan dalam ajaran agama manapun.

“Itu jelas perbuatan teror yang dilakukan sekelompok teroris. Jadi, jangan kaitkan agama apapun, itu jelas-jelas teroris,” geram Qonita.

Qonita yang juga Anggota DPRD Kota Depok ini mengaku prihatin atas tindakan sekelompok teroris, di tengah seluruh bangsa Indonesia tengah berjuang dari pandemi Covid-19.

“Kita ini masih didera pandemi Covid-19. Tentu akan mengganggu konsentrasi upaya penanggulangan Covid-19,” paparnya.

Sesuai yang disampaikan Waketum PPP Arsul Sani, Qonita menambahkan, atas tragedi tersebut PPP pun meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Detasemen Khusus (Densus) 88 untuk melakukan tindakan tegas terukur terhadap jaringan terorisme.

“Kami dari PPP mengutuk aksi terorisme yang dilakukan di Gereja Katedral Makassar. Untuk itu, PPP meminta agar Densus 88 Polri beserta BNPT segera melakukan tindakan-tindakan terukur terhadap jaringan terorisme terkait,” ucap Qonita.

Qonita pun berharap agar aparat keamanan dapat segera mengungkap pelaku dan jaringan teroris tersebut. Selain itu, ia meminta agar langkah preventif dapat dimaksimalkan aparat keamanan, sehingga tidak ada tragedi serupa di kemudian hari.

“Langkah preventif yang dilakukan aparat keamanan tentu sudah baik. Namun, berkaca dari tragedi ini, saya meminta agar langkah-langkah pencegahan harus dikuatkan kembali,” ujarnya.

Selain itu, Qonita menambahkan, pihaknya meminta masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang tidak bertanggungjawab akibat bom bunuh diri di Makassar..

“Jangan sampai masyarakat terpancing isu-isu atau informasi hoax dari tragedi ini. mari kita sama-sama berdoa agar para korban dapat segera pulih, dan untuk keselamatan bangsa,” pungkas Qonita. (cky)

 

Editor/Jurnalis : Ricky Juliansyah