Beranda Utama Catat! Ini yang Dilakukan Kemnaker untuk Kualitas Tenaga Kerja Indonesia

Catat! Ini yang Dilakukan Kemnaker untuk Kualitas Tenaga Kerja Indonesia

0
Catat! Ini yang Dilakukan Kemnaker untuk Kualitas Tenaga Kerja Indonesia

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia,┬áKementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalankan reformasi birokrasi dan reformasi Balai Latihan Kerja (BLK).

Reformasi yang ingin dilakukan Kemnaker tersebut, untuk mencetak tenaga kerja yang kompeten di bidangnya.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi mengatakan, reformasi birokrasi dilakukan dengan restrukturisasi organisasi di tubuh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. Sejumlah jabatan struktural di kantor pusat maupun UPTP daerah diubah menjadi jabatan fungsional. Hal ini disampaikannya saat menyampaikan Roadmap Reformasi Birokrasi di BLK Padang, Sumatera Barat.

“Ini salah satunya untuk mendorong mereka menjadi tenaga profesional,” jelas Anwar.

Dengan melakukan reformasi birokrasi, lanjut Anwar, Kemnaker lebih fokus dalam mengelola dan membina SDM ASN Ketenagakerjaan yang bekerja di Kemnaker, kementerian/lembaga lain, maupun pemerintah daerah.

Anwar menguraikan empat jabatan fungsional yang pembinaannya dilakukan di Kemnaker adalah instruktur, pengawas ketenagakerjaan, mediator, dan pengantar kerja. Keempat jabatan fungsional tersebut adalah jabatan SDM yang dibutuhkan oleh dunia ketenagakerjaan.

“Ini adalah jabatan fungsional yang memang sangat dibutuhkan di ketenagakerjaan. Sehingga bukan hanya ada di Kementerian saja tenaga profesional ini berada, tapi juga di kementerian lain, lembaga pemerintah lain, termasuk di pemerintah daerah,” kata Anwar.

Anwar mengatakan dengan penerapan jabatan fungsional, para ASN khususnya yang ada di Kemnaker terpacu untuk bekerja lebih keras, kreatif, dan inovatif.

“Karena kalau jadi fungsional itu tergantung diri kita, kita rajin atau enggak. Kalau tidak rajin, sejak masuk sampai selesai ya di situ terus,” sebut Anwar.

Sementara itu, reformasi BLK bertujuan untuk menjadikan pelatihan vokasi melalui BLK sebagai ikon Kemnaker. Dalam menjalankan hal ini, Kemnaker menerapkan 6R yaitu reformasi kelembagaan, redesain substansi pelatihan, revolusi SDM, revitalisasi fasilitas dan sarana prasarana, rebranding BLK, dan relationship.

“Saya ingin kita semakin bangga, semakin senang, untuk bekerja di tempat ini. Sehingga kita semakin memberikan yang terbaik bagi BLK, utamanya Kemnaker,” cetus Anwar. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya