Beranda Metropolis Disdik Depok Data Anak Putus Sekolah di P2WKSS

Disdik Depok Data Anak Putus Sekolah di P2WKSS

0
Disdik Depok Data Anak Putus Sekolah di P2WKSS
Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin

RADARDEPOK.COM – Guna menyukseskan program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) 2021. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok telah menyiapkan tujuh program yang akan dilaksanakan di RW1/2, Kelurahan Bojongsari Kota Depok. Salah satunya, pengentasan masalah putus sekolah.

Kepala Disdik Kota Depok, Mohammad Thamrin mengatakan, ada tujuh program yang akan dilaksanakan dalam wilayah P2WKSS. Antara lain, pembinaan Pos PAUD, penyediaan Alat Permainan Edukasi (APE) indoor dan outdoor, pembinaan buta aksara Al-Qur’an dan keaksaraan fungsional.

“Kemudian program pendataan putus sekolah, program pembelajaran kesetaraan paket A,B, dan C. Serta program life skill kursus tatarias pengantin,” tuturnya kepada Harian Radar Depok saat ditemui di ruangannya, Senin (15/3).

Lebih lanjut, program pembinaan Pos PAUD di wilayah sasaran P2WKSS, diharapkan anak usia PAUDnya wajib minimal satu tahun mengikutinya. Kemudian terkait pendataan putus sekolah, nantinya akan difasilitasi di pendidikan paket kesetaraan.

“Tapi bukan hanya yang usia sekolah saja yang ditanggung, untuk meningkatkan kualitas pendidikan, bagi yang sudah tidak usia sekolah namun dulu terputus sekolah bisa juga mengikuti paket,” ucap Thamrin.

Dia memberi contoh, misal ada ibu rumah tangga yang masih berusia muda, namun pendidikannya hanya sampai SMP. Ibu rumah tangga tersebut bisa juga mengikuti paket C untuk meneruskan pendidikannya. Sehingga tingkat pendidikannya meningkat.

Termasuk juga bagi warga yang belum bisa membaca Al-Qur’an, diharapkan agar bisa membaca Al-Qur’an.

“Misal nanti ada 20 orang yang tidak bisa baca Al-Qur’an, semua itu di garap dan akan dipanggil guru ngaji. Kami sediakan juga panduan belajarnya. Kalau guru ngaji atau ustadnya bisa dari wilayah tersebut atau dari luar, nanti gajinya dari kami,” jelasnya.

Sementara untuk keterampilan, Disdik Kota Depok akan bekerjasama dengan lembaga kursus rias pengantin untuk menambah skil  tatarias pengantin. “Tahun kemarin di wilayah P2WKSS juga sama, kami mengadakan program-program tersebut,” sambungnya.

Terakhir, menurut Thamrin saat ini pihaknya sudah mulai mengawali program P2WKSS dengan mendata masyarakat yang ada di wilayah tersebut, yang memang masuk kriteria. “Sudah mulai pendataan. Kalau sudah selesai pendataan nanti segera eksekusi,” tutupnya.(rd/dis)

Jurnalis : Putri Disa 

Editor : Fahmi Akbar