AUDIENSI : DKR Kota Depok saat audiensi dengan pihak BPJS Kesehatan untuk mengadvokasi KIS PBI APBN atasnama Santi. FOTO : ISTIMEWA

RADAREPOK.COM, DEPOK -Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok mendatangi Kantor Cabang BPJS kesehatan Kota Depok,terkait adanya penonaktifan peserta Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran (KIS PBI) APBN ke KIS Mandiri atau bayar sendiri yang dialami Sinta.

“Pagi ini pihak BPJS kesehatan mengundang kami untuk menjelaskan terkait hal tersebut,” kata Ketua DKR Kota Depok, Roy Pangharapan, Senin (29/03).

Dalam audensi tersebut,pihak DKR Kota Depok juga menyertakan peserta yang KIS PBI nya dialihkan yaitu Sinta. Sementara, dari BPJS Kesehatan diwakili Kabid Kepeserta, Aan Hasanah dan Kabid P4, Yepi dan Bagian Komunikasi dan hukum, Ridho.

Roy menjelaskan, sesuai penjelasan dari pihak BPJS bahwa benar atas nama peserta KIS PBI atasnama Sinta telah dinonaktifkan Kepesertaanya. namun keluarganya masih aktif, yakni suami dan dua anaknya.

“Bu Aan membenarkan bahwa Sinta nonaktif. Namun, bisa segera diurus kembali melalui mekanisme di Dinas Sosial Kota Depok,” jelas Roy Pangharapan.

Roy mengungkapkan, hal tersebut dilakukan DKR, karena menilai keluarga Sinta jika dilihat secara ekonomi masih layak untuk mendapatkan KIS PBI. Untuk itu, tidak ada alasan KIS PBI-nya dinonaktifkan. Terlebih, Sinta masih sering menggunakan KIS untuk berobat di Puskesmas.

“Alhamdulillah audensi berjalan lancar,dan pihak BPJS Kesehatan Cabang  Kota Depok berjanji untuk membantu proses pengaktifan KIS PBInya Ibu Sinta,” tutup Roy. (cky)

 

Editor/Jurnalis : Ricky Juliansyah