Tilang Elektronik
ETLE: Kota Depok telah menerapkan pemberlakuan tilang elektronik di Jalan Margonda Raya, tepat di JPO Balaikota, Kamis (25/3). FOTO: PUTRI DISA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Polres Metro Depok telah memberlakukan penilangan pelanggaran lalu lintas melalui Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau E-Tilang, yang merekam pelanggaran lalu lintas di Jalan Raya Margonda. Bahkan, sudah ada puluhan pelanggar sejak diberlakukannya E-Tilang.

Kasat Lantas Polres Metro Depok, AKBP Andi Muhammad Indra Waspada mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya sudah ada 31 pelanggaran di hari pertama diberlakukannya E-Tilang.

“Data di hari pertama pada 24 Maret 2021 sudah ada 31 pelanggar,” tuturnya kepada Radar Depok, Kamis (25/3).

Pelanggaran terjadi kepada pengendara roda empat dan rata-rata pelanggaran yang dilakukan adalah tidak menggunakan sabuk pengaman. Namun, dia tidak menjelaskan pengemudi yang melanggar menggunakan kendaraan dinas ataupun milik warga pribadi.

Para pelanggar nantinya akan langsung dikirimkan surat tilang ke alamatnya masing-masing. Dan surat tilangan paling lambat dikirimkan dua hari setelah dilakukan penilangan.

“Paling lambat, surat tilang akan dikirimkan H+2 dua setelah pelanggar terkena tilang,” ucapnya.

Nantinya para pengemudi yang telah dikirimkan surat tilang diharuskan membayar denda tilang. Pembayaran denda tilang bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama, mendownload website lalu memasukan data ke web, setelah itu akan keluar berapa denda yang akan dibayar, dan bisa dibayarkan melalui bank.

“Kemudian yang kedua, bisa langsung datang ke kantor Commande Center E-TLE untuk membayar denda tilangnya,” sambungnya.

Bagi pelanggar yang mengabaikan denda tilangannya atau tidak membayar sesuai waktu yang telah ditentukan, maka otomatis akan terblokir. Batas waktu pembayaran denda tilang maksimal hanya dua minggu.

“Jika tidak dibayarkan tepat pada waktunya, secara otomatis pemilik kendaraan tidak bisa membayar perpanjangan pajak kendaraannya,” ujarnya.

Andi menegaskan, selain roda empat, beberapa pekan ke depan kamera E-Tilang juga akan bisa merekam kendaraan bermotor yang melakukan pelanggaran lalu lintas. Salah satunya yang tidak menggunakan helm.

“Saya berharap, masyarakat yang menggunakan kendaraan bisa mematuhi peraturan lalu lintas yang ada,” pungkasnya. (rd/dis)

 

Jurnalis: Putri Disa

Editor: M. Agung HR