Sekum DPC Partai Demokrat Kota Depok, Endah Winarti. FOTO: ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Setelah Ketua Umum (Ketum) DPC Partai Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus menegaskan bahwa kader partai berlambang Merci di Kota Depok itu tegas menolak hasil yang mengatasnamakan Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3) lalu.

Kini, giliran Sekretaris Umum DPC Partai Demokrat Kota Depok, Endah Winarti membeberkan empat fakta KLB yang dihelat mantan pendiri dan kader yang dipecat tersebut merupakan KLB bodong.

“Itu KLB Bodong dan tidak sah,” tutur Endah kepada Radar Depok, Minggu (7/3).

Endah menerangkan, kongres yang diselenggarakan 15 Maret di Jakarta tersebut memenuhi empat kriteria, yakni diselenggarakan oleh DPP yang sah.

“Kalau KLB bodong itu, yang bikin mantan kader, kader pemecatan, kader yang sudah pindah partai dan kader non aktif,” geram Endah.

Kemudian, kongres membuat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi Ketua Umum Partai Demokrat disetujui Majelis Tinggi Partai Demokrat. Sedangkan, KLB bodong, kata Endah tidak disetujui Majelis Tinggi Partai.

“Itu fakta KLB bodong yang kedua,” tutur Endah yang juga Anggota DPRD Kota Depok ini.

Selanjutnya, pada KLB 15 Maret di Jakarta itu dihadiri 100 persen Ketua DPD yang sah. sementara, KLB bodong yang memilih Moeldoko sebagai Ketua Umum tidak ada satu Ketua DPD yang sah menghadiri agenda tersebut.

Selain itu, fakta yang keempat, Kongres 15 Maret di Jakarta juga dihadiri 100 persen Ketua DPC Partai Demokrat yang sah se-Indonesia.

“Kalau KLB bodong itu, dihadiri gerombolan liar yang mengatasnamakan Ketua DPC yang sah. ini jelas inkonstitusional alias bodong,” tegas Endah.

Wakil rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Depok 4 (Sukamajaya) ini pun berharap agar pemerintah pusat, melalui Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) menolak hasil  KLB bodong tersebut.

“Kami seluruh kader Demokrat aktif dan sah meyakini bahwa Pak Presiden Joko Widodo tetap memegang teguh prinsip-prinsip demokrasi serta tidak akan menerima hasil KLB bodong tersebut,” pungkas Endah. (cky)

 

Endah Winarti Beberkan Fakta

 

Kongres 15 Maret di Jakarta

  • Diselenggarakan oleh DPP yang sah
  • Disetujui Majelis Tinggi Partai Demokrat
  • Dihadiri 100 persen Ketua DPD yang sah
  • Dihadiri 100 persen Ketua DPC

 

KLB 5 Maret

  • Yang menyelenggarakan mantan kader, kader pemecatan, kader yang sudah pindah partai dan kader non aktif
  • Tidak disetujui Majelis Tinggi Partai Demokrat
  • Tidak ada satu Ketua DPD yang sah menghadiri
  • Dihadiri gerombolan liar yang mengatasnamakan Ketua DPC yang sah

 

Harapan

  • Kemenkumham menolak hasil KLB bodong
  • Meyakini Presiden Joko Widodo tetap memegang teguh prinsip-prinsip demokrasi serta tidak akan menerima hasil KLB bodong

 

Editor/Jurnalis : Ricky Juliansyah