Beranda Politika Harris : Jabar Fokus Penanggulangan dan Pemulihan Dampak Covid-19

Harris : Jabar Fokus Penanggulangan dan Pemulihan Dampak Covid-19

0
Harris : Jabar Fokus Penanggulangan dan Pemulihan Dampak Covid-19
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Harris Bobihoe

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Di samping melakukan sejumlah inovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terkoreksi akibat pandemi Covid-19, dalam Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemerintah Provinsi  Jawa Barat (Pemprov Jabar) juga memfokuskan dua hal, yakni penanggulangan Covid-19 dan pemulihan dampak Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Abdul Harris Bobihoe usai menggelar Reses II Tahun Sidang 2020-2021 di RT01/09 Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos baru-baru ini.

“Untuk PAD, selama Ini kita mengandalkan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Karena ada penurunan, lalu kita harus berinovasi bagaimana menggali pendapatan lain dari PKB itu,” ungkap Harris.

Jabar sendiri memiliki asset-aset yang dapat meningkatkan PAD, salah satu contohnya adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dia pun menginginkan agar BUMD menjadi pelopor pengembangan ekonomi, dengan meningkatkan pendapatannya.

“Insha Allah, ini sudah dilakukan. Beberapa waktu lalu, BUMD kita sudah melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan-perusahaan besar. Insha Allah ini dapat menambah pendapatan bagi Jawa Barat,” paparnya.

Sehingga, kata dia, Jabar tidak lagi mengandalkan pendapatan dari sektor pajak, seperti PKB. Namun, untuk meningkatkan pendapatan BUMD, tidak secepat menarik pajak. Tetapi, paling tidak kita sudah membangun pondasinya, dan dalam tiga atau empat tahun kedepan bisa merasakan hasilnya.

“Saat ini, APBD memang terkoreksi dari sekitar Rp42 triliun, menjadi Rp38 triliun dan itu sudah termasuk DAU dan DAK. Jadi, sangat menurun drastis,” katanya.

Meski demikian, Politikus Gerindra ini pun mengaku optimis dapat mengejar kekurangan tadi. Sebab, saat ini perekonomian sudah mulai bangkit dan kembali normal.

Hal tersebut, sambung dewan yang murah senyum ini, sudah menjadi komitmen Pemprov Jabar dan Komisi III DPRD Jabar, di mana dalam RPJMD anggota dewan mengusulkan agar fokus pada dua hal, yakni penanggulangan Covid-19 dan pemulihan dampak Covid-19 itu sendiri.

“Penanggulangan Covid-19, seperti memutus mata rantai penularan Covid-19, menyiapkan alat serta fasilitas kesehatan dan lain sebagainya,” ucap Harris.

Dampak Covid-19, lanjut Harris, seperti memperbaiki sektor perekonomian yang terkena imbas Korona. Saat ini, kata dia, sudah dikejar dan perekonomian sudah berangsur pulih.

“Insya Allah, kita dapat keluar dari badai pandemi ini. dan bisa kembali beraktivitas normal, ekonomi pulih, pembangunan berjalan. Insha Allah itu akan terwujud, jika kita bersatu dan saling menjaga dengan protokol kesehatan Covid-19,” tutup Harris. (adv)

 

Strategi Peningkatan PAD Jabar

  • Membuat inovasi untuk meningkatkan PAD dari PKB
  • Kuatkan pondasi BUMD untuk meningkatkan pendapatan
  • BUMD di Jabar sudah bekerjasama dengan beberapa perusahaan besar

Kebijakan

  • Pemprov dan DPRD Jabar fokus pada dua hal
  • Penanggulangan Covid-19
  • Pemulihan dampak Covid-19