Beranda Politika Jika PD Kubu Moeldoko Disahkan, Dianggap Brutal Demokrasi

Jika PD Kubu Moeldoko Disahkan, Dianggap Brutal Demokrasi

0
Jika PD Kubu Moeldoko Disahkan, Dianggap Brutal Demokrasi
Ketua Umum Partai Demokrat (PD) kubu Moeldoko dalam KLB di Sumatera Utara.

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sedang mengkaji dan meneliti dokumen atau berkas pendaftaran Kongres Luar Biasa (KLB) yang diajukan kepengurusan Partai Demokrat (PD) kubu Moeldoko.

Sebelum diputuskan, Kemenkumham sempat meminta kubu KLB melengkapi dokumen dan berkas.

Kuasa Hukum PD kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Abdul Fickar Hadjar menganggap, KLB di Sumatera Utara tidak sah, sehingga tidak berwenang kubu Moeldoko mendaftar ke Kemenkumham.

“Karena tindakan KLB-nya itu merupakan brutalitas dalam berdemokrasi sepertinya dilakukan oleh orang-orang di jalan,” katanya.

Fickar menganggap, jika pendaftaran kepengurusan KLB kubu Moeldoko ini diterima bahkan sampai disahkan pemeritah maka akan menjadi preseden buruk bagi demokrasi dan kepartaian.

“Karena sama saja dengan tindakan melegalkan sikap brutal dalam berdemokrasi,” ujar pria yang juga pakar hukum pidana Universitas Trisakti itu.

Lebih jauh Fickar juga menganggap, bukan hanya Partai Demokrat saja yang rusak, tetapi dunia kepartaian dan demokrasinya juga. Oleh karena itu, partai-partai politik yang ada juga tidak setuju dengan tindakan paksa mengambilalih kepemimpinan partai.

“Jika Menkumham berani mengesahkan, Kita tinggal menunggu saja hancurnya partai-partai lain direbut oleh orang yang berduit dengan cara KLB. Mengerikan,” ucapnya. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya