vaksin anak muda dan lansia
ILUSTRASI

RADARDEPOK.COM – Pemberian vaksin virus Korona (Covid-19) masih terus berlangsung. Setelah nakes dan garda terdepan, kini memfokuskan ke lansia atau warga senior.

Namun dengan adanya kendala, akhirnya Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin memiliki syarat baru untuk memberikan vaksin pada seorang di usia aktif. Karena, untuk pemberian vaksin pada lansia mengalami beberapa kendala.

Menurutnya, satu orang muda relawan boleh disuntik vaksin Covid-19 asal membawa dua orang lansia.

Ini dilakukan Menkes agar sasaran vaksinasi 21,5 juta lansia di Indonesia bisa cepat selesai di awal.  Karena, lansia merupakan kelompok yang rentan terpapar Covid-19 dan menjadi penyumbang angka kematian Covid-19 tertinggi di Indonesia. Namun, tidak semua lansia tertarik untuk divaksin.

Budi mengatakan, mereka (lansia) juga susah diajak untuk mau vaksin. Maka dari itu, dirinya meminta bantuan dari anak muda agar mau mengajak orangtua, kakek, nenek, atau mertua agar mau divaksin.

Kaum lansia masih kalah rebutan dengan kelompok lain yang sedang dalam program vaksin juga.

“Orang tua berisiko tinggi, itu harus disuntik di awal. Di Indonesia, lansia itu kalah kalau rebutan, kalah sama wartawan, kalah sama politisi, karena mereka kurang bisa bertarung. Jadi tolong dibantu orang tua, nenek, kakek kita,” lanjutnya.

Di Indonesia, ada kendala mengenai pembagian vaksin Covid-19. Menurut Budi, ketersediaan vaksin yang masih terbatas jadi tantangannya.

Saat ini, Indonesia telah memiliki sekitar 57,6  juta dosis vaksin dalam bentuk vaksin jadi maupun vaksin mentah. Dalam rinciannya, ada 3 juta vaksin jadi dari Sinovac, 53,5 juta vaksin mentah Sinovac, dan 1.113.600 juga vaksin dari AstraZeneca yang sampai sekarang belum dapat izin penyebaran.

Banyak yang masih salah kaprah mengenai vaksinasi. Mereka menganggap bahwa setelah vaksin, mereka bisa bertindak semaunya karena dianggap telah memiliki antibodi virus corona.

“Disuntik itu enggak bikin kita jadi Superman, enggak bikin kita kebal virus, yang pertama mesti tahu bahwa optimal terbentuk antibodi itu 28 hari sesudah suntik kedua,” ungkapnya.

Jadi, meski kamu atau orang tua sudah vaksin, tetap pastikan untuk menerapkan protokol kesehatan kapanpun di manapun. Selalu memakai masker, ganti berkala, rutin cuci tangan, dan jaga jarak. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya