Beranda Metropolis Kejam, Bayi Tujuh Bulan Ditonjok Ayah Kandung Sampai Lebam di Depok

Kejam, Bayi Tujuh Bulan Ditonjok Ayah Kandung Sampai Lebam di Depok

0
Kejam, Bayi Tujuh Bulan Ditonjok Ayah Kandung Sampai Lebam di Depok
LEBAM : MP, bayi yang baru berusia tujuh bulan harus merasakan rasa sakit di mukanya hingga lebam, Selasa (16/3). IST

RADARDEPOK.COM – EP sangat tega kepada anak kandunganya sendiri. MP, bayi yang baru berusia tujuh bulan harus merasakan rasa sakit di mukanya hingga lebam, Selasa (16/3). Peristiwa sadis ini terjadi di wilayah Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos hanya gara-gara MP menangis tidak berhenti.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP I Made Bayu Sutha menerangkan, hal tersebut terungkap setelah ibu kandungnya SN pulang ke rumah, dan melihat wajah korban (MP) sudah penuh luka lebam.

“Jadi itu hari Jumat kemarin kejadiannya, istrinya pulang kerja lihat anaknya lebam-lebam, ternyata yang mukulin itu bapaknya,” ucap kasat kepada Harian Radar Depok, Selasa (16/3).

Menurut keterangan SN, sang suami tega melakukan penganiayaan hanya karena tak tahan dengan suara tangis anaknya tersebut. “Alasannya anaknya nangis-nangis terus dia jadi dongkol,” terang Bayu.

Atas kejadian tersebut, ibu korban melaporkan kepada pihak kepolisian, Minggu (14/3). Dan polisi telah mendatangi lokasi kejadian di kawasan Tapos. Tetapi, pelaku yang diketahui berinisial EP itu telah melarikan diri. “Jadi bapaknya ini sudah kabur enggak ada, nah ini sedang kami kejar,” terangnya.

Akibat dipukuli ayahnya, balita tersebut mengalami lebam di wajah, terutama dekat matanya. “Tapi sudah diobati dan dibawa ke rumah,” ujar Bayu. Ia juga tak menutup kemungkinan bahwa EP pun berbuat kasar terhadap istri. “Pernah ya pernah dia memukul istrinya, tapi kapannya kami enggak tahu karena dia enggak laporan,” kata dia.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, saat ini korban sudah kembali ke rumah setelah sebelumnya menjalani perawatan medis di rumah sakit dan kasusnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Hannisa Handari mengatakan, sudah menerjunkan tim untuk melakukan pendamping terhadap korban. “Kita sudah berikan pendampingan kepada anak dan ibu yang jadi korban penganiayaan,” katanya.

Dia mengungkapkan, selain pendampingan, pihaknya juga tengah memantau kondisi psikologis anak dan ibu tersebut. “Masih dalam pantaun kami,” tandas.(rd/tul/dra)

Jurnalis : Lutviatul Fauziah, Indra Abertnego

Editor : Fahmi Akbar