sudah diburamkan
BARANG BUKTI : Komandan Tim Jaguar Polrestro Depok, Iptu Winam Agus menunjukan barang bukti linggis, beserta lima pelajar yang hendak tawuran, di Mapolrestro Depok, Selasa (9/3). FOTO : JUNIOR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tingkah ABG (remaja) saat ini makin tidak jelas saja. Di zaman yang serba susah ini, mereka acapkali menambah pusing kepala orang tua. Tentu dengan tingkah minus mereka.

Setidaknya, ini tergambar nyata dari tingkah lima ABG yang diamankan Tim Jaguar Polrestro Depok, Selasa (9/3) siang. Bukannya pulang ke rumah selepas ujian, mereka justru keluyuran di jalanan. Naik motor. Sweeping sekolah lain. Mengajak tawuran. Janjian dilakukan lewat media sosial.

Komandan Tim Jaguar Polrestro Depok, Iptu Winam Agus menuturkan, dari tangan mereka didapatkan barang bukti sebilah linggis. Sebetulnya ada senjuata tajam saat di lokasi, cuma dibuang oleh mereka ke sungai.

Kemarin sempat beredar di medsos, ternyata mereka mengulangi kembali hari ini. Tadi mereka putar-putar di wilayah Beji, kita sergap,” ucap Winam kepada Radar Depok.

Mereka yang diamankan polisi mengaku dari salah satu SMK swasta di Pancoranmas. “Mereka semua janjian dan sudah kita buktikan di ponsel mereka. Kami masih mengejar pelaku lainnya karena ada yang kabur. Tentu ini sangat membuat resah,” pungkasnya.

Ironis, diantara mereka, ada siswa putus sekolah. Terbentur persoalan ekonomi. Wa (16) mengaku tidak melanjutkan sekolah, lantara orang tua yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online, tak mampu lagi membiayai sekolah.

Saya cuma sampai kelas 1. Itu pun cuma enam bulan. Selepas itu, keluar sekolah,” tandas dia. (rd/jun)

Jurnalis/Editor : Junior Williandro