Beranda Metropolis L2TT Berbasis Aplikasi SWAT Dilaunching

L2TT Berbasis Aplikasi SWAT Dilaunching

0
L2TT Berbasis Aplikasi SWAT Dilaunching
LAUNCHING: Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono melaunching Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2TT) di Lantai 5, Balaikota Depok, Senin (8/3). FOTO: PUTRI DISA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Untuk mencapai Kota Depok bebas buang air besar sembarangan yang sesuai cita-cita dan visi Kota Depok, Pemerintah Kota Depok melaunching program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2TT), berbasis aplikasi Sedot WC Aman Terjadwal (SWAT).

Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, program L2TT merupakan wujud komitmen daerah yang semakin kuat dalam penyelenggaraan urusan wajib daerah, yaitu sanitasi atau air limbah domestik.

“Ini merupakan langkah maju dari Pemkot Depok, untuk mendukung terwujudnya Kota Depok bebas buang air besar sembarangan melalui sanitasi yang aman,” tutur Imam kepada Radar Depok, Senin (8/3).

Imam menjelaskan, tujuan dari program ini adalah agar semua masyarakat bisa terjangkau untuk pembuangan tinja. Agar terkait masalah lingkungan, orang-orang tidak lagi sembarangan membuangnya ke kebun atau ke sungai.

“Alhamdulillah, sudah bisa diakses juga melalui aplikasi SWAT di Andorid,” ujarnya.

Imam meminta kepada seluruh komponen mulai dari pengusaha hingga masyarakat bawah agar mendukung program L2TT. Jika mengalami kesulitan pemenuhan sedot tinja bisa menggunakan sedot tinja melalui aplikasi SWAT.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok, Dudi Miraz mengatakan, aplikasi SWAT menyediakan dua jenis layanan, yaitu layanan lumpur tinja terjadwal yang dilakukan secara berkala bagi pelanggan.

“Satu lagi, layanan lumpur tinja tidak terjadwal, yaitu dilakukan atas permintaan (on call basis),” tutur Dudi kepada Radar Depok.

Cara mengaksesnya bisa dilakukan melalui handphone dan kemudian dilanjutkan dengan pengisian formulir. Nantinya pelanggan akan otomatis terdaftar dan akan dilakukan sedot tinja secara berkala per tiga tahun sekali.

Pihaknya akan menyosialisasikan kepada masyarakat dan instansi pemerintah lainnya di Kota Depok, agar layanan L2TT bisa diketahui oleh masyarakat Kota Depok secara luas.

“Untuk pembayarannya, nanti bisa dilakukan tunai dan non-tunai,” pungkasnya. (rd/dis)

 

Jurnalis: Putri Disa

Editor: M. Agung HR