Beranda Metropolis Mengenal Lebih Dekat Sosok Mak Iin Adik Udin Nganga (3-Habis) : Pernah Jadi Bintang Iklan, Sinetron, Layar Lebar

Mengenal Lebih Dekat Sosok Mak Iin Adik Udin Nganga (3-Habis) : Pernah Jadi Bintang Iklan, Sinetron, Layar Lebar

0
Mengenal Lebih Dekat Sosok Mak Iin Adik Udin Nganga (3-Habis) : Pernah Jadi Bintang Iklan, Sinetron, Layar Lebar
PELAKU SENI : Iin Marlina atau Mak Iin yang sedang bermain dalam sinetron Mandra Gade beberapa tahun silam. Dokumen pribadi for Radar Depok

RADARDEPOK.COM – Darah seni Betawi yang begitu kental diwariskan keluarga Mak Iin, membuat keluarganya tidak hanya membuka sanggar Selendang Putih di wilayah Beji saja. Tetapi, beberapa keluarganya juga terjun ke dunia hiburan di layar kaca.

Laporan : Lutviatul Fauziah

Sanggar Selendang Putih yang didirikan oleh keluarga Mak Iin sejak 1974, hingga kini masih terus eksis melestarikan seni betawi yang sudah jarang diminati, terutama oleh generasi milenial.

Selain tampil dari panggung ke panggung dan membagikan ilmunya di sanggar yang dimiliki, ternyata Mak Iin juga meramaikan industri hiburan tanah air. Baik di layar kaca ataupun layar lebar sejak puluhan tahun silam.

Sambil ngobrol santai, dia menceritakan Mak Iin tiga kali membintangi layar lebar yang cukup terkenal di jamannya. Yaitu, Memble Tapi Kece, Langganan serta Perjanjian Dengan Setan.  “Emak juga beberapa kali main sinetron, Unjuk Gigi, Pocong Mumun, Babeh, Mandra Gade, Kampus Biru, Gang Senggol, Para Pencari Tuhan, Jengo, dan Zoro,” jelasnya dengan logat Betawi yang begitu melekat.

Kemampuannya memang tak perlu diragukan lagi, perempuan dari lima bersaudara ini memang seluruhnya terjun kedunia seni budaya betawi, yang diwarislan oleh kedua orang tuanya. Maka tak heran, sejak usia tujuh tahun mulai berani bermain lenong cilik dan hingga kini masih terus eksis dalam melestarikan budaya.

Tak hanya sampai disitu saja, Mak Iin juga sudah beberapa kali dipercaya untuk membintangi sebuah iklan pada beberapa tahun silam. Ketenanarannya di dunia televisi, tak membuat tujuan utamanya terlupakan.

Mak Iin selalu ingin melestarikan budaya yang membesarkannya, agar semakin diketahui dan diminati khususnya oleh kaum milenial. Dirinta merasa bangga, dapat menjadi bagian untuk terus memberikan angin segar agar kebudayaan betawi dapat terus dinikmati. (rd/tul)

Editor : Fahmi Akbar